POJOKSATU.id, JAKARTA – Politisi senior PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menyinggung figur Presiden Jokowi yang kerap dikritik hingga dihina.

Bambang Pacul menyampaikan agar berbagai pihak tidak melontarkan kata kasar dalam berkata-kata utamanya saat mengkritik.

"Kalau kau bicara jangan pernah bicara kasar. Pernahkah kau mendengar Bambang Pacul mengeluarkan statement yang melukai hati orang? Nggak ada. Saya jaga betul," kata Bambang Pacul seperti dilansir detikcom.

Saat menjadi panelis dalam acara Total Politik bertajuk 'Tadarus Politik' di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2023) malam menasihati kelompok muda yang getol menyampaikan kritik.

Baca Juga: Habib Rizieq Beri Pesan di Munajat Kubro 212, Pemilu 2024 Jangan Caci Maki dan Halalkan Segala Cara

Dia mengatakan kata-kata yang digunakan jangan sampai melukai hati.

"Karena buat saya, bagi adik-adik ya yang suka kritik, hati-hati, karena dunia belahan timur itu di hati. Sekali Anda melukai hatinya panjang urusannya," katanya .

PDIP ini menyinggung pernyataan Rocky Gerung yang menggunakan kata 'bajingan tolol' saat mengkritik Jokowi.

"Inget baik-baik jangan melukai. Pak Rocky juga pernah bilang 'B*******, t****' sama Pak Jokowi, toh, masih inget, toh. Karena Pak Rocky pusing, Pak Jokowi langkahnya tanpa pattern. Saking pusingnya Rocky nggak bisa rumuskan cara kerjanya Pak Jokowi," kata dia.

Baca Juga: Wakil Ketua MUI Singgung Pemimpin Nasional di Munajat Kubro 212, Massa Teriak Amin

Bambang Pacul lantas mengingatkan jangan menyerang Jokowi. Namun dia menegaskan bukan berarti dirinya pro-Jokowi.

"Jadi orang ini dianggap orang baik lho. Jangan salah lho. Jangan pernah ngelawan orang baik lho, Pak, ini rumus dari kakek saya. Jangan lawan orang baik. Yang kedua, jangan lawan orang cantik. Kalah kau sama orang itu," kata Bambang Pacul.

"Jadi jangan serang Jokowi. Rugi kamu. Bukan aku pro-Jokowi lho, ini just ilmu, ilmu kehidupan," jelas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) ini.***