POJOKSATU.id, SUKABUMI-- Polisi mengungkap dugaan kekerasan terhadap Nizam Safei (12) tidak terjadi dalam waktu singkat.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, penganiayaan sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Nizam mengalami tamparan, cakaran, dijewer dan berujung kematiannya pada Kamis (19/2) lalu.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian menyebut pada 4 November 2024 lalu pernah ada laporan terkait kasus kekerasan kepada Nizam.
Saat itu proses hukum berjalan, namun berujung pada perdamaian.
Baca Juga: Sosok Ibu Tiri Nizam Safei yang Ditetapkan Tersangka Kekerasan Ternyata Pegawai PPPK Kemenag
“Hal tersebut tetap akan kami dalami kembali," kata Samian, Rabu (25/2).
Pola kekerasan berulang ini menjadi fokus penyidik dalam mengusut kasus tersebut.
Kapolres memaparkan bentuk kekerasan yang dialami korban antara lain dijewer, ditampar, hingga dicakar. Kekerasan tersebut terjadi saat korban tinggal bersama tersangka Teni Ridha Shi.
"Iya, kekerasan itu terjadi selama korban tinggal bersama ibu tiri," katanya.
Baca Juga: Ibu Tiri Nizam Safei Sukabumi Ditetapkan Tersangka, Dugaan Kekerasan Sudah Bertahun-tahun
Motif Mendidik Anak
Sesuai pengakuan tersangka Teni Ridha kepada polisi, motifnya menurut tersangka kepada penyidik Polres Sukabumi, tersangka berdalih mendidik anak.
“Kami tidak mengejar pengakuan, tetapi bekerja berdasarkan bukti ilmiah,” kata Samian.
Polisi menegaskan, semua klaim motif dari tersangka ini akan diuji dengan pendekatan scientific crime investigation.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Nizam Safei masih menunggu hasil otopsi laboratorium forensik.
Proses uji patologi anatomi dan toksikologi diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu.***




