POJOKSATU.id, JAKARTA - Polisi Terima 14 Laporan Kehilangan Keluarga Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Saat ini, masih ada sejumlah korban dalam kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, belum ditemukan.
Sampai dengan hari ini, RS Polri mencatat ada 14 keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya pasca kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023).
Terdapat 14 keluarga yang melapor sudah diambil sampel DNA dan pos mortem untuk dicocokkan dengan jenazah yang diterima RS Polri.
"Sampai saat ini keluarga yang melaporkan baru 14, dan ke 14-nya sudah diambil sampel DNA," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di RS Polri, Minggu (5/3/2023).
Ramadhan menambahkan, bagi masyarakat merasa kehilangan anggota keluarganya di lokasi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, agar segera melapor ke posko ante mortem RS Polri.
BACA: 19 Warga Tewas Tragis Imbas Depo Plumpang Meledak, PKS : Polri & Pertamina Jangan Main-main
"Kami mengimbau kepada keluarga yang merasa kehilangan keluarga agar bersama-sama bekerjasama dengan kita untuk segera melaporkan posko d RS Polri," ucapnya.
Sampai dengan Minggu (5/3/2022) malam, RS Polri telah menerima 15 jenazah utuh dan 1 kantung berisi bagian tubuh manusia.
Dari 15 jenazah, 9 adalah berkelamin laki-laki dan 6 perempuan.
BACA: Tragedi Kebakaran Hebat di Depo Plumpang, Dirut Pertamina Harus Tanggung Jawab
"Semua jenazah yang ada yang diterima oleh RS Polri Kramat Jati semuanya ada 15 jenazah dan 1 body part. Dimana 15 jenazah ini rinciannya adalah, 9 jenazah laki-laki dan 6 jenazah perempuan," ujarnya.
19 orang
Beda dengan Dirut Pertamina yang menyebut 18 orang, ternyata korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang mencapai 19 orang hingga Sabtu malam (4/3).
Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang bertambah menjadi 19 orang hingga Sabtu malam.
Nama-nama identitas korban juga sudah diketahui.
BACA: Rumahnya Dekat Depo Pertamina Plumpang, Sempat Rekam Kebakaran, Kristina : Astaghfirrullahaladzim 1000 Kali
Penanggung Jawab Piket Koramil 01 Koja, Serda Warno mengatakan untuk korban luka-luka ada sebanyak 49 orang.
Sedangkan untuk korban yang masih hilang tercatat 3 orang.
"Jadi korban yang meninggal itu semalam 15, lalu bertambah jadi 17, lalu jenazah yang ditemukan hari ini jumlahnya 19," ujarnya.
"Luka-luka 49, kemudian yang hilang ada 3 orang. Sekarang masih pendataan,” kawa Warno di TKP kebakaran, Sabtu (4/3/2023). (Fandi/pojoksatu)




