POJOKSATU.ID- Dua spesialis pembobol toko tewas usai ditembak peluru polisi karena melawan dan berupaya kabur, setelah sebelumnya terjadi aksi kejar-kejaran.

Komplotan itu adalah maling lintas provinsi, sekitar pukul 00.46 WIB, polisi membawa jasad 2 pelaku spesialis pembobol distributor rokok. Satu di antaranya bertubuh kurus dan seorang lagi bertubuh besar.

Kemudian, kedua jenazah dibawa masuk dan diidentifikasi oleh Inafis Polda Jatim.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembakkan timah panas ke arah para pelaku.

Baca Juga: Harapan Ribuan Calon PNS Kelahiran 1990 dan 1991 Pupus, Menpan RB Belum Buka Seleksi CPNS 2025

Menurutnya, para pelaku merupakan spesialis pembobolan toko atau distributor rokok antar provinsi.

"Kebanyakan TKP-nya toko, jadi spesialis bobol toko atau distributor rokok," kata Jumhur kepada awak media saat ditemui di kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya, Selasa (3/6/2025) seperti dikutip.

Jumhur menjelaskan, penangkapan dan perburuan komplotan spesialis bobol distributor rokok itu dilakukan oleh tim gabungan.

Baca Juga: Aksi Unjuk Rasa di Depan Yayasan RSI NTB, Tuntut Ketua Pembina Dicopot Diduga Gelapkan Pajak Miliaran

Selain Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, ada pula Satreskrim Polres Tulungagung, Sidoarjo, hingga PJR dan petugas tol dari Jasamarga.

Jumhur memastikan ada 4 pelaku dalam komplotan tersebut. Dua di antaranya tewas saat aksi kejar-kejaran, satu diamankan, dan satu orang melarikan diri.***