POJOKSATU.id, SEMARANG— Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng, AKBP Basuki (56) memberikan pengakuan memiliki hubungan khusus dengan Dosen Untag Dwinanda Linchia Levi (35).

Polisi terus menyelidiki kasus tewasnya Dwinanda dengan menyita selimut, seprai, baju AKBP Basuki dan Dwinanda Levi di kamar kos hotel (kostel) 210 di Gajahmungkur, Semarang.

Penyitaan obat-obatan yang sempat dikonsumsi dosen Universitas 17 Agustus Semarang ini sebelum meninggal Senin pagi (17/11/2025) juga dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Jateng.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto mengatakan bahwa AKBP Basuki sudah memberikan keterangan soal hubungan dengan Dwinanda Levi.

Baca Juga: Istri Sah AKBP Basuki Kena Getah Imbas Kelakuan Suami yang Selingkuh dengan Dwinanda Linchia Levi

"Dari hasil keterangan kemarin, AKBP Basuki mengakui ada hubungan dengan dosen Levi," kata Kombes Artanto, Senin (24/11/2025).

"Sejak 2020, sudah melakukan hubungan intens dengan almarhumah," tegasnya lagi.

Sita Seprai Selimut Kostel

Penyidik juga menyita pakaian milik Dwinanda Linchia Levi dan Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng AKBP Basuki saat olah TKP yang digelar keduanya di kostel yang berlokasi di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang.

"Iya kami amankan pakaian AKBP Basuki dan dosen Levi saat olah TKP Sabtu kemarin (22/11), adapula seprai serta selimut,” kata Kabid Humas.

Baca Juga: Penyidik Selidiki Komunikasi Terakhir Dwinanda Levi dengan AKBP Basuki Usai Temukan Obat-obatan

Barang bukti ini akan digunakan sebagai bukti awal dalam menyusun kronologi peristiwa kematian dosen Untag ini di kamar kostel di Gajahmungkur.

Polisi juga menyita obat-obatan yang ada di kamar korban. Obat itu sedang diteliti di laboratorium forensik Polri.

"Obat sedang dicek apakah ini obat-obatan ilegal atau obat-obatan dari dokter resep dokter," bebernya.

Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik ini secara resmi.


Hasil autopsi diharapkan bisa menjelaskan lebih detail penyebab kematian dosen Dwinanda Linchia Levi Kusumawardhani di kamar kostel di Gajahmungkur ini.***