POJOKSATU.id, JAKARTA—Sikap Fredik Rysa Samuel (37) yang memukul atau menampar pengendara motor tanpa alasan jelas mengundang penyidik Polsek Jagakarsa untuk memeriksa kejiwaannya.
Polisi berencana mengecek kejiwaan Fredik. Tersangka saat ini terus diperiksa intensif oleh penyidik di Polsek Jagakarsa.
"Makanya ini kita mau ngecek (riwayat gangguan kejiwaan). Sementara ini masih kita mintain keterangan," jelas Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Polres Metro Jaksel, Senin (6/7/2026).
Baca Juga: Fredik Rysa Samuel Dipertemukan dengan Korban Pemukulan Jagakarsa, Menciut Minta Maaf
Menurut keterangan Kapolsek, motif tersangka melakukan pemukulan karena mendapat bisikan gaib.
"Motifnya adalah dia cuman pengin memukul. Ya, jadi katanya ada bisikan dia pengin memukul seseorang aja di jalan itu," kata Kapolsek lagi.
Kompol Nurma mengatakan pelaku mengaku tidak memiliki alasan jelas terkait alasan memukul korban.
Dia menyebutkan pelaku hanya melihat korban lalu kemudian langsung memukul dari belakang.
Baca Juga: CNG Merah Putih Siap Gantikan LPG 3 Kg? Pemerintah Mulai Uji Coba Tabung Gas Baru, Ini Penampakannya
"Dia mengakuinya bisikan. Tapi kalau dia lihat kita dia lihat juga itu, kayak penginnya dia gebuk orang gitulah. Ya udah dia gebuk orang gitu,” jelasnya.
“Dia pukul orang ya, dia pukul aja pas di jalan, dia lagi naik motor, kemudian dia lihat orang, ya itu. Jadi korban kemarin itu sebetulnya dia hanya melihat kemudian dia pukul dari belakang," katanya lagi.
Pengakuan tersangka ini memang nyeleneh. Tersangka hanya muter-muter tanpa tujuan.
"Jadi dia mengakuinya yang melakukan ini dia hanya berjalan, naik motor, muter-muter. Dia cuman bilangnya begitu. Mau ke mana dan ke mana dia juga tidak tahu," ungkapnya.
Sementara itu, dari identitas yang beredar, tersangka memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta. Tersangka berasal dari Kediri Jawa Timur.***




