POJOKSATU.ID- Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara segera mengungkap kasus kematian tragis anak perempuan berinisial AR (8) yang ditemukan tewas di kamar indekos milik ibunya di Jalan Arwana, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada 21 September 2025.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu hasil autopsi lengkap dari tim forensik sebelum menetapkan tersangka.
“Sebentar lagi akan kami ungkap, tinggal menunggu hasil autopsi secara menyeluruh,” ujar Onkoseno di Jakarta, Jumat (17/10).
Ia menjelaskan, penyidik saat ini tengah menuntaskan pengumpulan barang bukti serta mempersiapkan gelar perkara untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban. “Kami akan gelar perkara, setelah itu baru bisa ditetapkan tersangka,” tambahnya.
Onkoseno mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya dugaan tindak pidana kekerasan terhadap korban. “Tetap ada indikasi pidana dalam kasus ini,” tegasnya
Hingga kini, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk warga sekitar, teman ibu korban, serta pihak keluarga.
Selain itu, penyidik juga melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan ibu kandung korban yang tinggal bersama korban sehari-hari. “Itu masih kami dalami, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan jiwa ibu korban,” ujarnya seperti dikutip.
Sebelumnya, penemuan jasad bocah AR sempat menggemparkan warga Jalan Arwana, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.
Polisi menerima laporan dari Bhabinkamtibmas dan warga pada Minggu (21/9) sekitar pukul 00.00 WIB.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan tim identifikasi segera diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Pemkot Tangsel Gencarkan Razia, Ratusan Botol Miras Ilegal Disita
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi terlentang tanpa busana dan bersimbah darah. “Kondisi kamar sangat berantakan dan korban sudah dalam keadaan membusuk,” ujar Agus.
Proses pengolahan TKP dilakukan hingga pukul 04.00 WIB untuk memastikan seluruh bukti dapat dikumpulkan dengan baik.
Polisi berjanji akan segera mengungkap motif dan pelaku di balik kematian bocah tersebut setelah hasil autopsi diterima secara lengkap.***



