POJOKSATU.id, JAKARTA-- Polda Metro Jaya mulai menyiapkan skema pengamanan penitipan rumah kosong yang ditinggalkan warga yang mudik lebaran Idul Fitri 2023.
Skema pengamanan rumah kosong itu berupa kaloborasi peran Polisi RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pengelola keamanan di lingkungan sekitar.
"Skema penitipan rumah, gratis semuanya, termasuk skema penitipan kendaraan dan barang berharga ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (17/4/2023).
Menurut Trunoyudo, penyediaan penitipan kendaraan termasuk rumah kosong itu secara gratis. Namun untuk penitipan kendaran, tempatnya sangat terbatas.
"Tempat penitipan tetap terbatas, ya terbatas kapasitasnya,” ujarnya.
Kendati demikian, Trunoyudo menegaskan peran aktif polisi RW sangat dibutuhkan dalam pengamanan rumah kosong dan antisipasi segala tindak kejahatan.
"Memberdayakan Siskamling, polisi RW, dan satuan-satuan pengamanan yang memang sudah ada di perumahan," ujarnya.
Seperti diketahui, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus mudik lebaran 2023 akan mulai berlangsung pada Tanggal 18 hingga 21 April 2023.
Puncak arus mudik ini, karena adanya usulan cuti bersama dimajukan oleh pemerintah menjadi Tanggal 19 April 2023.
Atas hal itu, Korps Lalu Lintas Polri mulai menyusun sejumlah keamanan untuk mengantisipasi terjadinya punca arus mudik.
Adapun untuk arus balik, diprediksikan bakal terjadi dua gelombang, yaitu gelombang pertama akan terjadi pada tangga 25 April 2023.
Pada gelombang pertama ini, arus balik juga akan terjadi pergerakan yang padat.
Sementara untuk gelombang kedua diprediksikan akan terjadi pada Tanggal 1 Me 2023, karena di tanggal ini bertepatan liburan merah.
reporter : firdausi




