POJOKSATU.id, JAKARTA-- Polda Metro Jaya mulai memetakan titik rawan yang diduga pusat kemacetan pada saat puncak arus mudik lebaran 2023 pada 18 hingga 21 April nanti.
Salah satu yang menjadi fokus anggota untuk mengurai kemacetan, yaitu jalur tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan kemudian lintas menuju Pelabuhan Merak, dan jalan menuju Bogor, Jawa Barat.
"Jalur tol sudah kita siapkan untuk yang ke arah Cikampek, itu yang ke arah timur. Terus nanti yang ke arah barat (Merak)," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Sabtu (8/4/2023).
Kemudian, pihaknya juga telah memetakan keamanan untuk mencegah kemacetan jalur menuju Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga :
Cuti Bersama Dimajukan 19 April, Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Mulai 18 hingga 21 April
Hal ini disiapkan, kata Latif, mengingat jalur ini menjadi pusat terjadinya kemacetan saat puncak arus mudik atau hari saat hari raya Idul Fitri.
"Juga sudah kita siapkan, begitu juga Jagorawi yang akan kita siapkan ke arah Bogor," ujarnya.
Selain itu, Kombes Latif juga memprediksikan terjadi kemacetan di jalan arah Inspeksi Kalimalang.
Jalan ini, lanjutnya, merupakan jalan alternatif yang biasa digunakan masyarakat untuk mudik menggunakan sepeda motor melalui jalur utara.
"Ini jalur alternatif khusus sepeda motor itu di jalur yang paling utama adalah dari Halim lama, yaitu nanti sampai dengan Jatiwaringin," tuturnya.
Puncak Arus Mudik 18 hingga 21 April
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus mudik lebaran 2023 akan mulai berlangsung pada tanggal 18 hingga 21 April 2023.
Prediksi puncak arus mudik ini, karena adanya usulan cuti bersama dimajukan oleh pemerintah menjadi tanggal 19 April 2023.
Atas hal itu, Korps Lalu Lintas Polri mulai menyusun sejumlah keamanan untuk mengantisipasi terjadinya punca arus mudik.
Adapun untuk arus balik, diprediksikan bakal terjadi dua gelombang, yaitu gelombang pertama akan terjadi pada tangga 25 April 2023.
Pada gelombang pertama ini, arus balik juga akan terjadi pergerakan yang padat.
Sementara untuk gelombang kedua diprediksikan akan terjadi pada Tanggal 1 Me 2023, karena di tanggal ini bertepatan liburan merah.
reporter : firdausi
editor : Ikror




