POJOKSATU.id - Nama Ridwan Kamil memang cukup populer sebagai salah satu kandidat cawapres potensial untuk Pilpres 2024 mendatang.
Ridwan Kamil bahkan disebut-sebut berpeluang besar jadi cawapres Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Tapi sampai sejauh mana Ridwan Kamil peluang Ridwan Kamil bisa jadi cawapres bagi Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto?
Pengamat Politik Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) Firman Manan mengakui, Ridwan Kamil memang sangat potensial menjadi kandidat cawapres baik bagi Ganjar maupun Prabowo.
"Yang pasti peluangnya ada," ujar Firman Manan, Juat 15 September 2023.
Akan tetapi yang terpenting adalah sampai dimana sosok yang akrab disapa Kang Emil itu memberikan dampak bagi keduanya.
Baca Juga: Ruang 48
"Hanya saja harus dianalisa bagaimana dampaknya baik bagi Ganjar atau Prabowo," jelas dia.
Firman mnyebut, setidaknya ada 2 dampak utama yang harus bisa dipenuhi Ridwan Kamil ketika ia didapuk jadi pendamping capres 2024.
Pertama dampak elektoral yang bagus. Kedua, dampak opini yang harus bisa sampai ke masyarakat bahwa ini pasangan yang cocok.
Baca Juga: Jadwal Hong Kong Open 2023 Hari Ini 15 September, 7 Wakil Indonesia Berjuang Lolos Semifinal
"Ridwan Kamil hanya memiliki elektabilitas tinggi di survei beberapa lembaga, tapi apakah itu menentukan? Tidak juga," tegas Firman.
Apa alasan Firman Manan menyatakan demikian?
"Karena pilpres itu memilih tokoh yang memang bisa membawa Indonesia ini kedepan lebih baik," jelasnya.
Firman Manan lantas mengulas plus minus jika Ridwan Kamil jadi cawapres Ganjar Pranowo dan cawapres Prabowo Subianto.
Baca Juga: India Curi Rahasia Sukses Swasembada Pangan Era Soeharto, Indonesia Kapan Lagi Bangkit?
Menurutnya, Ridwan Kamil tidak membawa dampak signifikan kepada Ganjar.
Alasannya, karena baik Ridwan Kamil maupun Ganjar Pranowo sama-sama memiliki latar belakang sebagai kepala daerah.
Ridwan Kamil eks Gubernur Jawa Barat, sedangkan Ganjar Pranowo eks Gubernur Jawa Tengah.
Baca Juga: Langit Jakarta Dicuci! Teknologi Baru BNPB Turunkan Polusi Udara
"Dengan Ganjar, Ridwan Kamil hanya bisa memenangkan Jabar saja, tidak di daerah lain dan tidak secara nasional, hanya itu kelebihannya," bebernya.
Sementara jika jadi cawapres Prabowo Subianto, Ridwan Kamil juga disebut tidak memberikan keuntungan sama sekali dalam urusan elektoral.
Alasannya, Prabowo Subianto selalu memenangkan suara di Jawa Barat pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 lalu.
Baca Juga: Cirata, Tenaga Surya Raksasa Terapung dan Terbesar di Asia Tenggara Siap Menggebrak!
"Jadi tidak membantu juga meski Ridwan Kamil bekas Gubernur Jabar yang baru lengser dua pekan lalu. Artinya secara nasional tetap tidak mengakar," jelasnya.
Firman memastikan, penentuan bacawapres oleh Koalisi Ganjar dan Koalisi Prabowo masih akan terus dibahas secara akurat.
"Saya kira semuanya hati-hati dalam menentukan tokoh dan sosok bacawapres di dua koalisi ini, karena semuanya masih cair suasananya," kata dia.
Firman juga meyakini, kedua koalisi tersebut akan mempertimbangkan dengan matang sehingga bisa memastikan kemenangan di Pilpres 2024.
"Berbagai pertimbangan terus dilakukan agar memastikan bisa menang dalam Pilpres 2024," tandasnya.



