POJOKSATU.id, Denpasar – Masyarakat Bali kembali bisa beraktivitas setelah aliran listrik yang sempat terputus akibat banjir dan longsor berhasil dipulihkan.
Lebih dari 90 ribu pelanggan kini menikmati listrik normal berkat upaya cepat PLN yang rampung pada Kamis (11/9) malam.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan warga serta menjaga pasokan ke fasilitas vital seperti rumah sakit, bandara, dan layanan publik lainnya.
“Penghentian sementara listrik semata-mata untuk melindungi pelanggan. Begitu aman, jaringan langsung dinormalkan,” ujar Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri.
Respons cepat PLN diapresiasi masyarakat. Kusno Hariyanto, pelaku usaha hotel di Kuta, menyebut listrik yang kembali menyala sangat membantu evakuasi, pembersihan, hingga memulihkan operasional hotel.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menambahkan pihaknya mengerahkan 973 personel siaga 24 jam.
“Kami bekerja siang malam agar listrik pulih, apalagi saat warga Bali merayakan Hari Raya Pagerwesi,” jelasnya.
Eric menyebut bencana memaksa PLN memutus sementara listrik di 6 penyulang dan 52 gardu akibat banjir, serta 11 penyulang dan 527 gardu terdampak angin kencang dan longsor.
Ia pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap bahaya listrik saat banjir dan segera melapor jika membutuhkan pengamanan.***




