POJOKSATU.id, SUMSEL – Buntut viralnya video para narapidana (napi) pesta narkoba jenis sabu di Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, membuat publik gaduh.

Pasalnya, karena video tersebut seorang penjaga lapas bernama Robby Adriansyah dimutasi Kepala Lapas (Kalapas), Badarudin, lantaran telah menyebarkan hoax.

Namun, mutasinya Robby Adriansyah justru dinilai janggal oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.

Oleh karena itu, Agus Andrianto bersikap balik dengan menonaktifkan Badarudin yang masih menjabat sebagai Kalapas Tanjung Raja.

Baca Juga: DUEL PANAS Pertandingan, Bertabur Kartu Kuning dan PELANGGARAN, Saat Timnas Indonesia Hajar Arab Saudi 2-0, Ragnar dan Hubner DIPASTIKAN Absen

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @fakta.indo pada Selasa (19/11/2024).

Menteri Imipas ini menuturkan bahwa tindakan yang telah dilakukan petugas lapas tersebut merupakan sebuah kebenaran.

Sebab, Robby memperlihatkan buruknya sistem keamanan yang digunakan pada Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir.

Alhasil, Menteri Imipas ini memberi arahan kepada pihak yang berwajib untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut.

Yang mana, Agus meminta pihak berwenang untuk mencari pengganti jabatan Badarudin yang masih menjabat sebagai Kalapas Tanjung Raja.

Baca Juga: PAFI Ogan Komering Ulu Selatan Merayakan HUT RI Ke 79

Pemecatan ini diketahui tidak hanya berlaku kepada Badarudin, melainkan juga ke Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Tanjung Raja.

“Sudah saya tekankan harus clear dan adil. Kalapas dan KPLP serta yang bersangkutan diperiksa secara adil,” ucap Agus.

“Dan (Dirjen Pas) tunjuk Pelaksana tugas (Plt) pada dua jabatan (Kalapas dan KPLP) tersebut,” lanjut Menteri Imipas.

Usut punya usut, Robby sempat membuat rekaman mengenai dirinya yang tidak terima dimutasi sebelum Kalapas dan KPLP dipecat.

Hal tersebut dilakukan Robby lantaran dirinya mengakui bahwa tindakannya yang membongkar buruknya sistem keamanan Lapas Tanjung Raja adalah sebuah kebenaran.

“Bantu saya, saya ingin menegakkan kebenaran, kenapa yang dibahas saya yang bermasalah, bahas saja kenapa bisa ada handphone, ada sabu,” ucap Robby.

“Saya berani maju karena saya merasa benar, dan saya yakin Bapak Prabowo akan membela yang benar,” imbuh Robby. ***