POJOKSATU.id, Kabupaten Bandung Barat - Penjabat Ketua Dekranasda Jawa Barat, Amanda Bey Machmudin, secara resmi membuka acara Pesona Wastra Jawa Barat (PWJB) 2024 yang digelar di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (13/10/2024).

PWJB 2024 merupakan ajang pertama yang bertujuan mempromosikan wastra, atau kain tradisional Jawa Barat, dengan sentuhan modern yang menjadikannya bagian dari gaya hidup masa kini.

Amanda menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis dalam mendukung sektor ekonomi kreatif serta memberdayakan industri kecil dan menengah (IKM).

"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dan memberdayakan IKM," ungkap Amanda.

Baca Juga: Lapor Diri Calon Mahasiswa PPG Dalam Jabatan 2024 di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Berkas Fisik Hingga 17 Oktober

Selain itu, PWJB juga menjadi platform penting yang menghubungkan desainer pemula dengan industri fesyen, membantu mereka untuk lebih mandiri dan inovatif dalam mengikuti tren kekinian.

"Perhelatan ini menghubungkan desainer pemula dan profesional, membuka peluang besar bagi talenta-talenta baru di dunia fesyen," tambahnya.

Amanda berharap PWJB tidak hanya menjadi ajang promosi lokal, tetapi juga merambah ke tingkat nasional dan internasional, serta menjadikan wastra bagian dari gaya hidup modern yang relevan dengan perkembangan zaman.

"Wastra sebagai warisan luhur bisa menjadi bagian dari gaya hidup modern yang terus mengikuti perkembangan zaman," jelas Amanda.

Ia juga berharap kain tradisional Jawa Barat terus berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi kreatif di Indonesia.

"Terima kasih atas kolaborasi dan komitmen dalam mengembangkan wastra kita," tutupnya.

Baca Juga: Program Wisata Sungai Cikeas Tri Adhianto Disambut Antusias, Ekonomi Terangkat, Lingkungan Terjaga

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Noneng Komara Nengsih, menjelaskan bahwa PWJB digelar untuk mengoordinasi berbagai kegiatan fesyen, khususnya yang berfokus pada wastra di Jawa Barat.

"Kami ingin mencanangkan tren mode Indonesia dari Jawa Barat, dan kegiatan ini merupakan salah satu upayanya," kata Noneng.

Dalam PWJB, diadakan lomba fashion show dan pembuatan busana siap pakai yang menggunakan kain tradisional Jawa Barat.

Lomba ini terbagi menjadi kategori desainer pemula dan produk sandang berbahan serat alam.

"Fashion show wastra ini merupakan tanda cinta untuk Jawa Barat dari para desainer profesional," lanjut Noneng.

Ia berharap PWJB dapat terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang dengan inovasi yang lebih baik, serta semakin banyak melibatkan para pelaku fesyen di Jawa Barat.

"Mudah-mudahan acara ini berlanjut di tahun-tahun mendatang, dan terus berkembang menjadi lebih baik," tutup Noneng.***