POJOKSATU.id - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menyimpan harapan besar kepada anggota DPRD Jaawa Barat periode 2024-2029.

Ia berharap, anggota dewan yang baru bisa menuntaskan seluruh pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.

Karena itu, Ineu berpesan agar anggota DPRD Jabar yang akan dilantik bisa menjaga kekompakan dan soliditas.

Terutama dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan yaitu, fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan demi pembangunan Jawa Barat yang lebih baik.

Baca Juga: Bersama Puluhan Inovator dan Pelaku Usaha, YCAB Rayakan 25 Tahun dengan Impact Festival yang Inspiratif

"Tentunya saya berharap bahwa anggota dewan selanjutnya jaga kekompakan dan solid saat bertugas menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat," harap Ineu, Minggu 1 September 2024.

Terkait pekerjaan rumah anggota DPRD Jawa Barat Periode 2024-2029 yang harus segera ditindaklanjuti salah satunya, mengevaluasi Perubahan APBD Tahun Anggaran (TA) 2024, termasuk terkait pembahasan APBD TA 2025.

Terlebih, pembahasan APBD Tahun Anggaran 2025 ini akan diestafetkan kepada Anggota DPRD Jawa Barat periode 2024-2029.

"Dan tentu (anggaran yang disusun) harus mengedepankan kepentingan masyarakat Jawa Barat untuk pembangunan Jawa Barat yang lebih baik lagi," tegas Ineu.

Baca Juga: Jelang Pelantikan DPRD Jawa Barat 2024-2029, Oleh Soleh: Banyak PR untuk Wajah-wajah Baru

Untuk diketahui, pelantikan Anggota DPRD Jawa Barat periode 2024-2029 akan dilakukan di Gedung Merdeka Jl Asia Afrika No.65 Kota Bandung pada 2 september mulai pukul 10.00 sampai selesai.

Terdapat 120 Anggota DPRD Jawa Barat masa jabatan 2024-2029 yang akan dilantik berasal dari berbagai macam partai politik.

Berikut rinciannya:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 15 kursi

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 20 kursi

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 17 kursi

4. Partai Golongan Karya (Golkar) 19 kursi

5. Partai Nasdem 8 kursi

Baca Juga: Oleh Soleh: DPRD Jabar Harus Selesaikan Pemekaran, Perlindungan Petani, dan Atasi Masalah Pinjol

6. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 19 kursi

7. Partai Amanat Nasional (PAN) 7 kursi

8. Partai Demokrat 8 kursi

9. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1 kursi

Baca Juga: Tuna Santri

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 6 kursi.***