POJOKSULSEL, MAKASSAR - DPD Persatuan Ahli Gizi Sulawesi Selatan (Persagi Sulsel) berkolaborasi dengan TP PKK Sulsel, dalam rangka penurunan stunting melalui Rumah Gizi PKK Sulsel.

Program Rumah Gizi PKK Sulsel menggelakkan proses makan bersama para ibu hamil dan balita. Persagi Sulsel sendiri mengambil peran menyusun siklus menu 10 hari dan penyiapan piring makanku.

Wakil Ketua Persagi Sulsel Astati Made Amien mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan selama 6 bulan. Pada setiap pekan dilaksanakan selama tiga hari, yakni Selasa, Rabu, dan Kamis.

"Minggu ini, dilaksanakan mulai tanggal 28-30 Maret 2023. Persagi berpartisipasi dalam edukasi PMBA, konseling gizi dan pengukuran antropometri, yang dirangkaikan dengan penyuluhan kelompok," kata Wakil Ketua Persagi Sulsel Astati Made Amien.

Sementara itu, Ketua DPD Persagi Sulsel, Manjilala, M.Gizi, mengatakan, program Rumah Gizi PKK Sulsel diharapkan bisa segera direplikasi di kabupaten dan kota dengan melibatkan DPC Persagi kab/kota se-Sulsel.

"Karena ahli gizi dari Persagi Sulsel yang tersebar di 24 kab/kota memiliki kemampuan dan kompetensi untuk mendampingi pengelola Rumah Gizi PKK," kata Manjilala.

Ia menjelaskan, Persagi Sulsel memberikan kontribusi aktif di Rumah Gizi PKK Sulsel, berupa menyusun siklus menu untuk ibu hamil KEK dan balita, menyediakan tempat makan untuk ibu hamil dan balita, melakukan konsultasi PMBA, konsultasi gizi, pengukuran antropometri, serta memantau porsi makanan yang disajikan.

Karena itu, Manjilala mengharapkan agar supaya, Rumah Gizi PKK Sulsel akan menjadi wadah Pusat Pendidikan dan Intervensi Gizi bagi sasaran ibu hamil KEK, bayi dan baduta wasting, stunting dan weight faltering di desa lokus.

(*/fadli/pojoksulsel)