POJOKSATU.id- Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mendadak heboh setelah Immanuel Ebenezer alias Noel melontarkan pernyataan yang tak pernah dibayangkan publik keluar dari seorang terdakwa.
Dengan suara lantang, ia menyatakan siap menghadapi hukuman terberat bila terbukti bersalah dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
“Kalau saya sih sudah berharap satu. Harapan saya, hukum mati saya. Karena saya komit terhadap isu ini, terkait hukuman mati,”
Baca Juga: Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja, DPR Ingatkan Negara Jangan Samakan Korban dan Pelaku
tutur Noel dikutip pojoksatu.id dari liputan6 26/1/2026.
Pernyataan itu langsung memicu kehebohan. Noel, yang pernah vokal menyerukan hukuman mati bagi koruptor.
kini berada di posisi terdakwa atas dugaan pemerasan senilai miliaran rupiah hingga penerimaan motor Ducati.
Namun di depan majelis hakim, ia menegaskan kesiapannya menanggung risiko paling ekstrem.
Baca Juga: Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja, DPR Ingatkan Negara Jangan Samakan Korban dan Pelaku
“Kalau tidak, hukum saya seringan-ringannya. Apa pun yang namanya korupsi, basisnya pertama kebohongan. Dasar dari korupsi adalah kebohongan,” sambungnya.
Noel juga membantah keras dakwaan jaksa yang menyebut dirinya menikmati hasil pemerasan.
Ia menilai tuduhan itu janggal dan tidak masuk akal jika dikaitkan dengan posisinya sebagai wakil menteri.
Baca Juga: Ribuan WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja, DPR Ingatkan Negara Jangan Samakan Korban dan Pelaku
“Kalau di dakwaan jaksa kan tidak terkait hasil pemerasan, tidak ada yang saya peras. Ini baca dakwaannya, tidak ada hasil memeras."
"Masa gembong dapatnya Rp 70 juta? Ini gua wamen apa staf wamen ini. Dapat Rp 70 juta doang (kalau memang gembong korupsi),” jelas dia.
Kasus yang menjerat Noel kini tengah memasuki babak krusial.
Publik menanti pembuktian di persidangan, sementara pernyataan ekstrem sang terdakwa membuat isu ini semakin menjadi sorotan nasional.
Baca Juga: Komisi II DPR Tutup Pembahasan Non ASN! Nasib Honorer dan PPPK yang Dirumahkan Kini di Ujung Tanduk
Pernyataan seorang terdakwa korupsi yang siap dihukum mati jarang terjadi dan inilah yang membuat sidang Noel menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian tahun ini.***




