POJOKSATU.ID - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melontarkan pernyataan yang menyita perhatian publik saat menghadiri groundbreaking pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta, Kamis (8/1/2026).
Ia menyebut akan merasa berhasil menjalankan tugas sebagai Menteri Kesehatan jika usia Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bisa menyamai Ratu Elizabeth II.
Menurut Budi, usia panjang Sri Sultan bukan sekadar harapan pribadi, melainkan simbol keberhasilan sistem kesehatan nasional.
Ia bahkan menyebut usia Sri Sultan idealnya bisa mencapai kepala sembilan, bahkan syukur-syukur menembus usia 100 tahun.
“Kami paham ada perbedaan usia, tapi sebagai Kementerian Kesehatan, kami akan sangat merasa berhasil kalau Ngarso Dalem usianya minimal sama dengan Queen Elizabeth di Inggris,” ujar Budi, dikutip pojoksatu.id dari kumparan.com.
Ia menambahkan dengan nada berseloroh namun sarat makna, jika usia Sri Sultan berada di bawah target tersebut, maka ia menganggap Kementerian Kesehatan belum menjalankan tugasnya secara maksimal.
“Ngarso Dalem itu kepalanya harus minimal kepala sembilan. Syukur-syukur kepala 100. Kalau di bawah itu, Menteri Kesehatannya gagal,” katanya.
Budi juga menyinggung kedekatan personalnya dengan Sri Sultan. Sebagai pihak yang lebih muda, ia merasa memiliki kewajiban moral untuk ikut menjaga kesehatan Gubernur DIY tersebut.
Dalam konteks itu, ia secara khusus menugaskan RSUP Dr Sardjito untuk memastikan perawatan kesehatan Sri Sultan berjalan optimal.
Baca Juga: Sering Dikritik Soal HAM, Indonesia Nyatanya Dipilih Dunia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026
Penugasan tersebut sekaligus dikaitkan dengan pembangunan Gedung CMU RSUP Dr Sardjito yang diharapkan menjadi pusat layanan medis berstandar tinggi.
Budi menyebut fasilitas kesehatan modern sangat penting untuk menunjang layanan medis komprehensif, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi tokoh-tokoh bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Budi mengungkapkan rencana besar pengembangan RSUP Dr Sardjito.
Baca Juga: Viral di Netflix, Materi ‘Mens Rea’ Pandji Bikin Dua Ormas Besar Murka lalu Seret ke Polisi
Rumah sakit pendidikan tersebut memiliki master plan pembangunan sembilan gedung hingga tahun 2040.
Namun, ia mendorong percepatan pembangunan agar sebagian besar gedung dapat rampung sebelum 2029.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr Eniarti, menjelaskan bahwa Gedung CMU akan dibangun di atas lahan seluas 10.043,77 meter persegi.
Gedung ini dirancang setinggi 13 lantai dengan dua basement dan menelan anggaran hampir Rp 1 triliun.
Nilai kontrak pembangunan gedung tersebut mencapai Rp 917,97 miliar dengan masa pengerjaan selama dua tahun.
Nantinya, Gedung CMU akan menjadi pusat layanan medis berteknologi tinggi dengan berbagai fasilitas unggulan yang mendukung pelayanan kesehatan modern dan terintegrasi.
Baca Juga: Inilah Faktor Penentu Lolos SNBP 2026, Sekolah Akreditasi A Diingatkan Soal Strategi Prodi
Pembangunan ini diharapkan memperkuat posisi RSUP Dr Sardjito sebagai salah satu rumah sakit rujukan nasional sekaligus simbol kemajuan layanan kesehatan Indonesia.***




