Pernah Dibully Netizen se-Indonesia, Airlangga Hartarto Puji Gubernur Lampung, Malah Nyalahin Kendaraan Lewat


POJOKSATU.id, JAKARTA - Anda pasti masih ingat dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang viral gegara jalan Lampung yang rusak parah.

Tidak hanya itu, Arinal Djunaidi juga sempat di-bully netizen se-Indonesia.

Itu terjadi lantaran aksi-aksi yang bikin geleng-geleng kepala saat Presiden Jokowi berkunjung ke Lampung untuk mengecek jalan di provinsi tersebut.

Ada beberapa momen yang membuat netizen membully Ketua DPD Partai Golkar Lampung itu.

Diantaranya tidak hapal daerah yang dipimpinnya sendiri. Bahkan ia malah bertanya kepada warga untuk mengetahuinya.

Saat itu, Jokowi menanyakan kepada Arinal nama daerah yang saat itu sedang dikunjungi.

BACA JUGA: Deretan 5 Hal di Luar Nurul dan Gak Habis Fikri Gubernur Lampung Arinal Djunadi saat Didatangi Jokowi

Akan tetapi, Arinal yang merupakan Gubernur Lampung itu malah tidak tahu dan bertanya kepada warga setempat.

Aksi lain bikin geleng-geleng adalah saat Arinal kedapatan bertepuk tangan dan sumringah di belakang Jokowi.

Saat itu, Jokowi memastikan akan membangun jalan Lampung yang rusak dengan menggelontor Rp800 miliar.

Dalam kesempatan lain, Arinal juga pernah melarang wartawan agar berhenti dan menghapus rekaman saat dirinya berbicara.

Alasannya, dirinya tidak ingin terus-terusan viral dan diviralkan.

BACA JUGA: Tepuk Tangan di Belakang Jokowi, KPK akan Panggil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi

Namun ternyata aksi serba geleng-geleng Arinal Djunaidi itu ditanggapi berbeda Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga bahkan melontarkan pujian kepada Arinal yang disebutnya sangat lihai.

Momen itu terjadi saat Airlangga menyampaikan pidato dalam Rakernas di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, pada Minggu (4/6/2023).

“Gubernur Lampung ini lihainya luar biasa, dia memviralkan sesuatu yang viral,” ujar Airlangga sembari tersenyum bangga.

Pujian Airlangga kepada Arinal itu lantaran Provinsi Lampung langsung digelontor uang sampai Rp800 miliar.

BACA JUGA: Gubernur Lampung Arinal Djunadini Buka Lagi Kolom Komentar Instagram tapi Tetap Cuek Dirujak Netizen

Anggaran dari pemerintah pusat itu digelontorkan untuk memperbaiki jalan Lampung yang rusak.

"Sekali kunjungan (Presiden Jokowi) dapat Rp800 miliar. Itulah pemain Golkar," sambung Airlangga.

 

Jawaban Arinal Djunaidi


Mendapat sorotan dari Airlangga, Arinal Djunaidi enggan berkomentar. Ia memilih untuk membicarakan Partai Golkar saja dan tidak berbicara politik.

Arinal beralasan, dirinya tidak ingin pernyataannya kemudian menjadi salah tafsir dan penjelasan hingga malah jadi polemik lagi.

Meski demikian, Arinal berharap gelontoran anggaran Rp 800 miliar dari pemerintah pusat itu bisa membuat jalan di Lampung mulus.

BACA JUGA: Profil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dianggap Antikritik TikToker Bima Lengkap Harta Kekayaan

Arinal bahkan membanggakan Lampung yang kini menjadi terkenal karena viral jalan rusak.

"Karena perjuangan ini kan luar biasa. Lampung sampai terkenal. Dan kita harus buktikan supaya dia terkenalnya menjadi positif," kata Arinal.

Soal jalan Lampung yang rusak Arinal beralasan bahwa permasalahan itu sejatinya menjadi permasalahan yang dialami semua provinsi.

Dia juga berlasan bahwa Lampung merupakan provinsi paling banyak dilintasi dari Sumatera ke Jawa atau sebaliknya.

Arinal juga menyalahkan banyaknya kendaraan yang melintasi Provinsi Lampung.

BACA JUGA: Gubernur Lampung Larang Wartawan Merekam Pidatonya : Pusing Saya, Sebentar-sebentar Viral

Akibat saking banyaknya kendaraan yang melintas, kemudian membuat jalan di Lampung menjadi rusak parah.

"Tapi Lampung ini sebagai persinggahan semua provinsi yang ada di Sumatera, Jawa dan Bali. Karena banyak yang melintas maka tingkat kerusakannya lebih cepat," katanya.

Dia juga beralasan bahwa kerusakan jalan itu sudah terjadi 15-20 tahun yang lalu atau jauh sebelum dirinya menjadi gubernur.

Sementara dirinya baru beberapa tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Provinsi Lampung.

"Itu kan sudah hampir 20 tahun atau 15 tahun lalu rusaknya. Saya kan baru 4 tahun, 3 tahun," elaknya.

Oalah, gimana rasanya pak? Sebenarnya dapat pujian atau sindiran? Lagian lah kok nyalahin kendaraan yang melintas sih?

Apa kendaraan tidak usah lewat Lampung aja gitu yah biar jalannya mulus terus? (Guruh/Pojoksatu)