POJOKSATU.id, JAKARTA – Perkembangan kasus Sultan Rifat Alfatih yang terjerat kabel fiber optik milik Bali Tower mendapatkan fakta baru. Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan menanggung semua biaya RS dari Sultan.
Kepastian Kapolri Jenderal Sigit menanggung semua biaya perobatan Sultan Rifat disampaikan oleh Fatih selaku ayah Sultan Rif'at Alfatih.
Fatih menyebut seluruh biaya pengobatan anaknya ditanggung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Seluruhnya Insya Allah sudah ditanggung Pak Kapolri," kata Fatih di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (4/8/2023).
Baca Juga: Keluarga Sultan Rifat Belum Jumpa Pemberi Keputusan, Mahfud MD akan Panggil Bali Tower
Menurut Fatih, informasi soal biaya pengobatan Sultan yang akan ditanggung Kapolri ini dia dapatkan dari Kapusdokkes dr Asep Hendradiana dan Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Hariyanto.
Pembiayaan Sultan oleh Kapolri itu murni atas nama kemanusiaan. Dan Fatih selaku orang tua mengucapkan rasa syukur atas perhatian Kapolri terhadap kasus yang menimpa anaknya.
Libatkan 45 Tim Medis
Sementara itu, Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan, total 45 tenaga kesehatan (nakes) dikerahkan menangani perawatan Sultan yang kini dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Ada perawat mahir, kemudian perawat anastesi, gabungan dokter paramedis dan ahli lainnya sekitar 45. Bukan dokter, tapi gabungan," kata Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (5/8/2023).
Baca Juga: Selain Dilaporkan ke Polisi, Rocky Gerung Juga Digugat Perdata di PN Jakarta Selatan
Tim medis gabungan ini tidak hanya berasal dari jajaran Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, tapi juga dari RS Fatmawati dan RS Cipto Mangunkusumo.
"Kalau dokter spesialisnya barangkali sekitar 15 atau 20," ujarnya.
Hariyanto merinci dokter spesialis yang terlibat di antaranya ahli telinga, hidung, tenggorokan (THT), bedah digestif, bedah, penyakit dalam, penyakit dalam konsultan gastro hepatologi, anestesi.
Kemudian dokter spesialis anestesi konsultan intensive care, ahli gizi, dan ahli fisioterapis yang diharapkan dapat membantu perawatan Sultan hingga pulih seperti sediakala.
Dalam kasus Sultan Rif’at ini, RS Fatmawati dan RSCM dilibatkan lagi karena awalnya mereka yang menangani perawatan medis Sultan Rifat Alfatih usai terjerat kabel fiber optik milik Bali Tower.***




