POJOKSATU.id - Tepat 20 tahun lalu, tepatnya pada 26 Desember 2006 terjadi bencana yang menjadi salah satu gempa bumi terbesar yang telah terjadi.

Dengan kekuatan gempa 9.1 skala Richter, gempa tersebut menciptakan tsunami besar yang menyapu bersih, pesisir di Provinsi Aceh hingga berbagai negara di Samudera Hindia.

Dalam bernacan tersebut, tercatat sebanyak 230.000 korban meninggal dunia yang tersebar di 14 negara sekaligus.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Wolves vs Manchester United, Tuan Rumah Diprediksi Menang

Oleh karena sebagai peringatan 20 tahun tsunami Aceh, suara sirine dibunyikan selama tiga menit di Banda Aceh dan sekitarnya.

Sirine berdurasi 3 menit itu, terdengar saling bersahutan pada pukul 08.00 WIB.

Bahkan, pada saat sirine berbunyi, pengendara yang melintas disemua persimpangan diberhentikan, oleh polisi yang berjaga-jaga hingga suara sirine berhenti.

Baca Juga: Serukan Bali Darurat WNA 'Sampah', Niluh Djelantik : Tarif Visa WNA Diobral, Rakyat Dibebani Kenaikan PPN 12 Persen

Selain berhenti, seluruh pengendara tersebut juga melantunkan doa kepada para syuhada tsunami Aceh.

Adapun peristiwa tersebut, salah satunya terekam di Bundaran Lembaro. Bukan hanya disitu saja, suara sirine berbunyi juga dari kompleks Kantor Gubernur Aceh dan Halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Momen peringatan 20 tahun Tsunami di Aceh itu harapannya menjadi refleksi. ***