POJOKSATU.id – Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mempercepat transisi energi dengan membangun pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) di berbagai daerah.
Langkah ini bertujuan meningkatkan bauran energi hijau serta mencapai Net Zero Emission pada 2060.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, perusahaan listrik bekerja sama dengan Independent Power Producer (IPP) telah menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) IPP Salak Binary berkapasitas 15 Megawatt (MW).
Pembangkit ini mulai beroperasi pada 9 Februari 2025 dan mampu memasok listrik bagi 1.500 rumah tangga di Kabupaten Bogor dan Sukabumi.
Selain itu, perusahaan listrik juga telah menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede dengan kapasitas 110 MW, yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Tidak berhenti di situ, perusahaan kini tengah membangun PLTP IPP Salak Unit 7, yang akan menambah 40 MW ke dalam sistem kelistrikan nasional.
Proyek ini dijalankan bersama Star Energy Geothermal Salak Pratama, Ltd. dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2026.
General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Widya Anggoro Putro, menegaskan bahwa transisi energi merupakan tantangan besar, tetapi pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai standar.
“Kami sangat serius dalam menjalankan transisi energi. Tantangannya besar, termasuk menyelaraskan peningkatan kebutuhan listrik dengan pengembangan pembangkit EBT. Namun, kami tetap optimis menyelesaikan setiap proyek dengan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai regulasi,” ujar Anggoro.
Saat ini, PLTP IPP Salak Unit 7 telah memasuki tahap soil investigation, yaitu pengujian kondisi tanah sebelum konstruksi dimulai.
Seluruh proses ini diawasi langsung oleh perusahaan listrik untuk memastikan keamanan dan efisiensi operasionalnya.
Penambahan kapasitas pembangkit ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan listrik dalam menyediakan energi yang terjangkau dan ramah lingkungan, serta memperkuat ketahanan energi nasional.***



