POJOKSATU.id - Haji dan umrah merupakan dua ibadah mulia yang dilakukan umat Islam di Tanah Suci Makkah.

Keduanya sama-sama menjadi impian banyak Muslim di seluruh dunia karena memiliki nilai spiritual yang sangat besar.

Meski tampak serupa, ternyata haji dan umrah memiliki sejumlah perbedaan penting yang perlu dipahami setiap calon jamaah.

Baca Juga: 4 Amalan yang Pahalanya Setara Haji dan Umrah, Jangan Disepelekan Umat Islam

Secara umum, haji dan umrah sama-sama dilakukan dengan mendatangi Ka’bah dan menjalankan rangkaian ibadah tertentu.

Namun dalam praktiknya, terdapat perbedaan mendasar mulai dari hukum, rukun, waktu pelaksanaan hingga kewajibannya.

Pengertian Haji dan Umrah

Secara bahasa, haji berarti menyengaja atau bermaksud menuju sesuatu.

Baca Juga: UPI Buka Seleksi Mandiri Berdasarkan Nilai UTBK-SNBT 2026, Simak Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftarannya

Dalam istilah syariat, haji adalah sengaja menuju Ka’bah untuk melaksanakan ibadah tertentu sesuai ketentuan syariat Islam.

Sementara umrah secara bahasa berarti berziarah ke tempat ramai atau berpenghuni.

Adapun menurut istilah, umrah adalah sengaja menuju Ka’bah untuk melaksanakan ibadah tertentu dengan tata cara khusus.

Baca Juga: Polemik Gelar Ir Budi Gunadi Sadikin Berujung Laporan ke Polda Metro Jaya, ITB Buka Suara

Dalam sejarah Islam, ibadah haji disebut sudah dilakukan sejak zaman para nabi terdahulu.

Bahkan disebutkan Nabi Adam AS pernah berhaji hingga 40 kali dengan berjalan kaki.

Perbedaan Hukum Haji dan Umrah

Perbedaan paling utama antara haji dan umrah terletak pada hukumnya.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih Hewan Kurban, Ternyata Warna, Aroma, dan Tekstur Daging Bisa Ungkap Kualitasnya

Haji hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan perjalanan.

Kewajiban haji bahkan menjadi salah satu rukun Islam yang lima.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 97:

“Dan bagi Allah, wajib bagi manusia melaksanakan haji ke Baitullah.”

Baca Juga: Resep Rahasia Tongseng Solo dengan Daging Empuk dan Bumbu Meresap Sempurna, Kuliner Legendaris Olahan Daging Kambing

Selain itu, Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa Islam dibangun atas lima perkara, salah satunya adalah haji bagi yang mampu.

Sementara hukum umrah masih diperselisihkan ulama.

Sebagian ulama berpendapat hukumnya wajib, sedangkan pendapat lainnya menyebut sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Baca Juga: Resep Rahasia Tongseng Solo dengan Daging Empuk dan Bumbu Meresap Sempurna, Kuliner Legendaris Olahan Daging Kambing

Rukun Haji dan Umrah Berbeda

Haji memiliki lima rukun utama, yaitu:

Ihram atau niat

Wukuf di Arafah

Tawaf

Sa’i

Tahallul atau memotong rambut

Sedangkan umrah memiliki empat rukun, yaitu:

Ihram

Tawaf

Sa’i

Tahallul

Baca Juga: Banyak yang Salah, Bersihkan Daging Kurban Sebaiknya Tidak Dicuci Air Mengalir

Perbedaan utamanya terletak pada wukuf di Arafah yang hanya ada dalam ibadah haji dan tidak terdapat dalam umrah.

Waktu Pelaksanaan

Haji hanya bisa dilaksanakan pada waktu tertentu, yakni mulai bulan Syawal hingga 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Lagi dan Lagi, Demi Keselamatan KAI Daop 3 Cirebon Tutup Perlintasan Sebidang Ilegal di Kabupaten Subang

Sedangkan umrah bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun tanpa batas waktu tertentu.

Karena itulah banyak umat Islam yang lebih dulu melaksanakan umrah sembari menunggu kesempatan berhaji.

Perbedaan Kewajiban dalam Pelaksanaan

Dalam ibadah haji terdapat beberapa kewajiban tambahan seperti:

Baca Juga: Kejari Karawang Usut Dugaan Korupsi KPR BTN Proyek Citra Swarna Grand dan Kartika Residence, 91 Saksi Sudah Diperiksa

Ihram dari miqat

Mabit di Muzdalifah

Mabit di Mina

Lempar jumrah

Tawaf wada’

Baca Juga: Perempuan Haid Tetap Bisa Wukuf Saat Haji, Lalu Bolehkah Tawaf? Ini Penjelasan Ulama

Sementara kewajiban umrah lebih sederhana, yakni ihram dari miqat dan menjaga larangan-larangan ihram.

Jika kewajiban tersebut ditinggalkan, ibadah tetap sah tetapi harus membayar dam atau denda tertentu.

Sama-sama Perjalanan Spiritual yang Mulia

Baca Juga: Oknum TNI Diduga Terlibat Tambang Ilegal di Madina, Aliansi Mahasiswa Pemuda Gelar Aksi di Pomdam

Meski memiliki sejumlah perbedaan, baik haji maupun umrah tetap menjadi ibadah yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Keduanya mengajarkan tentang kesabaran, pengorbanan, keikhlasan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Bagi umat Islam yang belum memiliki kesempatan berhaji atau umrah, jangan berkecil hati.

Baca Juga: Hasil TKA 2026 SD dan SMP Sudah Bisa Dicek! Ini Cara Mudah Akses dan Jadwal Resminya

Niat yang tulus dan usaha untuk terus memperbaiki diri juga menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang bernilai besar di sisi Allah SWT.

Sebab sejatinya, perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya soal langkah kaki, tetapi juga perjalanan hati untuk menjadi manusia yang lebih baik.***