POJOKSATU.id, BANDUNG- Polisi berhasil mencegah perang sarung, yang dilakukan anak anak muda di Bandung.

Aksi perang sarung antar kelompok anak-anak nyaris kembali terjadi di Kota Bandung tepatnya di Jalan Terusan Saluyu, Kecamatan Rancasari pada Selasa (4/4) malam. Beruntung, aksi perang itu berhasil dicegah oleh polisi.

Kapolsek Rancasari, Kompol Oesman Iman saat dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut.

"Ya, anak-anak kecil baru mau perang sarung keburu ketahuan," kata Kapolsek Rancasari, Kompol Oesman Iman, melalui pesan singkat pada Rabu (5/4).

Tak ada anak yang diamankan oleh polisi dalam kasus itu. Namun, polisi mengamankan barang bukti berupa sarung yang diduga digunakan oleh anak-anak untuk berperang.

"Ada satu sarung (barang bukti). Enggak ada senjata tajam," ucap dia.

Menurut Oesman, aksi perang sarung yang nyaris sudah tiga kali nyaris terjadi di Kecamatan Rancasari selama bulan Ramadan.

Sebelumnya, aksi perang sarung terjadi pada hari kedua dan ketiga bulan Ramadan. Tidak ada korban dan barang bukti yang diamankan oleh polisi dalam peristiwa itu.

Sebagai tindak lanjut untuk mengantisipasi terjadinya aksi perang sarung, Oesman mengaku pihaknya rutin melakukan patroli kewilayahan.

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan imbauan kepada pihak RT dan RW untuk mencegah kejadian serupa.

"Selalu patroli di titik rawan perang sarung, sudah diimbau ke RT RW," pungkasnya.
(Arief/Pojoksatu)