Penyebab Bus Nyelonong di Wisata Guci, KNKT Pastikan Handbrake Berfungsi dengan Baik

POJOKSATU.id, TEGAL - Rem tangan bus rombongan peziarah nyelonong di wisata Guci Tegal dipastikan berfungsi dengan baik.

Hal itu didapat berdasarkan investigasi awal yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT.

Pada pemeriksaan awal yang dilakukan KNKT, polisi dan tim ahli ATPM Hino difokuskan pada sistem handbrake atau rem tangan pada bus PO Duta Wisata.

Itu dilakukan untuk mengetahui apakah handbrake atau rem tangan bus tersebut berfungsi dengan baik atau tidak.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, rem tangan bus rombongan peziarah asal Tangerang Selatan itu ternyata berfungsi dengan baik.

"Dari hasil temuan tim diketahui jika handbrake atau rem tangan dalam posisi mengunci dan berfungsi dengan baik," ungkap Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan, Selasa (9/5/2023).

BACA JUGA; Keluarga Korban Meninggal Bus Wisata di Guci Dapat Santunan Rp50 Juta 

Karena itu, pihaknya akan mengukur kemampuan rem tangan bus tersebut dalam menahan beban melalui pemeriksaan di laboratorium Hino.

Wildan juga menyebut tipis kemungkinan rem tangan dimainkan anak kecil sebagaimana informasi yang viral di media sosial.

Pasalnya, tuas rem tangan bus tersebut dalam kondisi ditarik oleh sopir bus.

"Pada saat diangkat roda juga terkunci dan bus meluncur dengan lambat atau tertahan rem tangan," bebernya.

BACA JUGA; Dinkes Tangsel Catat 34 Orang Korban Bus Wisata Guci Tegal Masih Dirawat

Dengan fakta tersebut, pihaknya masih memerlukan waktu untuk menyimpulkan hasil investigasi karena pengujian dilakukan di laboratorium.

Sementara untuk tanah di lokasi kejadian merupakan tanah gembur sehingga ganja ban yang dipasang mudah ambles.

"Tapi kondisi tanah di lokasi merupakan tanah gembur sehingga ganjal roda mudah ambles," ujar Ahmad Wildan.

Untuk diketahui, dalam peristiwa ini 2 penumpang meninggal dunia dan 34 lainnya masih dalam perawatan di RSUD Serpong Utara dan RS Pamulang.

BACA JUGA: Bikin Ngilu, Begini Cerita Korban Selamat Tragedi Bus di Guci Tegal Sebelum Bus Masuk Jurang

Rombongan penumpang merupakan anggota majelis ta'lim warga Kayu Gede, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Sebelum kejadian, rombongan melakukan ziarah ke Cirebon dan Pemalang dan menginap semalam di wisata Guci.

Sesaat sebelum kejadian, rombongan hendak berangkat melanjutkan perjalanan ke Pekalongan. (Guruh/Pojoksatu)

Konten dan berita menarik lainnya dari Pojoksatu,id bisa dibaca di Google News