POJOKSATU.ID – Kasus siswi SDN Cisarua 01 di Bogor, Jawa Barat belakangan ini tengah menyita perhatian publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai salah seorang siswi berinisial A baru diintimidasi sejumlah orang tua murid.

Dikarenakan, siswi SDN Cisarua 01 itu diduga baru saja melakukan aksi kenakalan terhadap temannya.

Baca Juga: Siswi SDN Cisarua 01 Bogor Diintimidasi Sejumlah Orangtua Murid Gegara Nakal, Sekolah Diduga Bungkam

Mengetahui hal ini, Kepala Seksi Pendidikan Kesehatan (Kasi Penkes) Cisarua Oding Syahrudin turut tanggapi kasus tersebut.

Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media radardepok.com pada Senin (23/6/2025).

Dalam artikelnya, Oding mengonfirmasi adanya insiden intimidasi yang dilakukan oleh sejumlah orang tua murid.

Baca Juga: Jika Selat Hormuz Ditutup Iran, Menlu AS Sebut akan Sebabkan Eskalasi Besar-besaran di Timteng

Namun, dirinya menyebutkan bahwa kejadian tersebut sudah diselesaikan pihak-pihak yang bersangkutan.

“Tapi informasi dari pihak sekolah sudah selesai (permasalahannya), sudah dilakukan mediasi,” jelasnya.

“Antara pihak sekolah, orang tua murid korban dan pihak yang melakukan bullying,” lanjut Kasi Penkes Cisarua.

Baca Juga: Kronologi Kasus Siswi SDN Cisarua 01 Bogor Viral Diintimidasi Sejumlah Orang Tua Murid, Diduga Gegara Nakal

Perlu diketahui, korban dikonfirmasi mendapat gertakan dari sejumlah orang tua murid usai diduga melakukan aksi perundungan.

Korban yang menjadi target perundungan siswi itu merupakan salah satu anak dari orang tua murid tersebut.

Oleh karena itu, orang tua murid yang tidak terima dengan perlakuan A sontak memberikan ancaman kepada korban.

Baca Juga: Viral Siswi SDN Cisarua 01 Bogor Diintimidasi Orang Tua Murid, Diancam Dikeluarkan dari Sekolah

Yang mana, korban diancam dikeluarkan dari sekolah sambil dicengkram lengannya oleh orang tua temannya.

“Kamu gak usah sama Bu Dede, saya gak akan lapor sama Bu Dede. Saya lapor langsung ke kepala sekolah,” jelasnya.

“Langsung ke kepala sekolah biar kamu sekolahnya di-backlist. Jadi dikeluarin di sini. Mau kamu dikeluarin?,” lanjutnya. ***