POJOKSATU.id, JAKARTA – Penghitungan suara Pilpres Turki hampir rampung. Untuk sementara Presiden petahana, Recep Tayyip Erdogan, masih unggul atas dua kandidat lain.

Dilansir dari AFP, Senin (15/5/2023), penghitungan suara sudah mencapai 89,2%. Erdogan memimpin perolehan suara dengan angka 49,94% sedangkan Kemal Kilicdaroglu 44,3%.

Middle East Eye pada Senin (15/5/2023) dini hari WIB, melaporkan, raihan suara Erdogan kini sudah di bawah 50 persen yang berarti kemungkinan Pemilu Turki bisa berlangsung dua putaran.

Erdogan disebut mengalahkan suara yang dikumpulkan Kemal Kilicdaroglu dan Sinan Ogan.

Middle East Eye melaporkan merujuk hasil jumlah kotak suara yang dibuka versi Anka yang memiliki afiliasi dengan oposisi, Erdogan meraih 49,02 persen, Kemal Kilicdaroglu 45,2 persen, dan Sinan Ogan 5,3 persen.

Adapun merujuk kantor berita Turki, Anadolu Agency, kotak suara yang sudah dibuka mencapai 89,2 persen.

Hasilnya, Erdogan mengumpulkan 49,94 persen, Kilicdaroglu 44,3 persen, dan Ogan 5,3 persen.

Diketahui, dikutip dari anadolu, tempat pemungutan suara di seluruh Turki berakhir pada Minggu (14/5) pukul 5 sore waktu setempat (1400GMT).

Lebih dari 64,1 juta orang terdaftar untuk memilih, termasuk lebih dari 1,76 juta yang memberikan suara mereka di luar negeri dan 4,9 juta pemilih pemula.

Sebanyak 191.885 kotak suara disiapkan untuk pemilih di Tanah Air. Setiap pemilih memberikan dua surat suara, satu untuk presiden dan satu lagi untuk anggota parlemen, keduanya akan menjabat selama lima tahun.

Bagaimana pun hasil sementara ini menjungkirbalikkan beberapa lembaga survei di Turki yang dihelat sebelum pencoblosan.

Rata-rata lembaga survei itu menempatkan Kemal Kilicdaroglu mengungguli Erdogan.(ikror/pojoksatu)