POJOKSATU.id, JAKARTA— Pengakuan pelaku ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara bakal segera diketahui publik. Kondisi pelaku Fadel Nazriel (18) makin membaik di RS Soekamto Jakarta.
Polisi akan segera memeriksa dua anggota keluarga pelaku dalam minggu ini yaitu ayah dan kakaknya yang selama ini tinggal bersama pelaku di Jalan Mahoni, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.
"Diagendakan juga minggu depan (minggu ini) untuk meminta keterangan dari keluarga ABH (Anak Berkonflik Hukum), ayah dan kakak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (17/11).
Sementara ibunda pelaku belum diperiksa polisi. Ibunda pelaku masih berada di luar negeri, tepatnya di Taiwan.
Baca Juga: Nikmat Karina
Sebelumnya, ayah pelaku juga sudah diperiksa polisi pada Selasa pekan kemarin.
Diketahui, ibu dan ayah pelaku telah lama bercerai. Ibunya menjadi pekerja di Taiwan. Sementara ayahnya menjadi pegawai usaha katering di Cilincing.
Pelaku tinggal bersama ayah dan kakaknya di rumah miliki pengusaha katering tersebut di Jalan Mahoni, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.
Pelaku Makin Sehat
Kondisi pelaku ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara, Fadel Nazriel (18) makin membaik atau makin sehat.
Baca Juga: Pelaku Ledakan Bom SMAN 72 Makin Membaik, Sudah Keluar ICU Kini Dirawat di Kamar Rawat Inap
Pelaku sudah dipindah dari ruang ICU dan menjalani perawatan di kamar rawat inap di RS Soekamto Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dihubungi, Minggu (16/11/2025) menyebutkan FN sudah dipindahkan ke kamar rawat inap.
Selanjutnya penyidik segera memeriksa FN sebagai pelaku ledakan bom di SMAN 72 Jakarta. Pemeriksaan akan dilakukan setelah FN benar-benar pulih.
"Penyidik akan meminta keterangan yang bersangkutan jika sudah benar-benar pulih," ucap dia.
Polisi mengungkap siswa pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), mengalami kondisi dekompresi kepala. Pelaku saat ini sedang dirawat di RS Soekamto.***




