POJOKSATU.id, JAMBI - Pengakuan Kopda Ahmad Nofrizal detik-detik evakuasi Kapolda Jambi bergelantungan dan berputar kencang.

Profil Kopda Ahmad Nofrizal saat evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono viral di media sosial.

Warganet pun menyerbu Kopda Ahmad Nofrizal dengan pujian dan apresiasi atas keberaniannya dalam melakukan evakuasi yang sangat berbahaya.

Dalam video viral di media sosial, prajurit TNI itu bergelantungan dan berputar kencang di ketinggian udara.

Bahkan, putaran itu semakin kencang saat hendak memasuki helikopter Super Puma milik TNI AU tersebut.

Ketika Kapolda Jambi sudah masuk ke dalam helikoper Kopda Ahmad Nofrizal pun meluapkan kegembiraannya bersama rekan sesama prajurit TNI.

BACA JUGA: Viral Aksi Kopda Ahmad Nofrizal Evakuasi Kapolda Jambi : Alhamdulilah Tidak Pusing

Namun untuk diketahui, aksi heroik itu tidak sembarangan dilakukan.

Akan tetapi, Kopda Ahmad Nofrizal pun telah melakukan perhitungan dan persiapan yang sangat matang.

 

Pengakuan Kopda Ahmad Nofrizal


Usai evakuasi Kopda Ahmad Nofrizal menceritakan proses evakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dari hutan Kerinci.

Ia menyatakan, dalam helikopter tersebut terdapat 7 orang. Salah satunya adalah komandan di kesatuannya.

Ketika tiba di lokasi penjemputan, ia diperintahkan komandannya untuk melakuan evakuasi dari bawah.

Dengan sigap, Nofrizal langsung turun dari helikopter dengan menggunakan tali sling baja yang dikaitkan dengan helikopter.

Sesampainya di bawah, Kopda Ahmad Nofrizal langsung menyetting dragbar (tandu) warna kuning tersebut dengan bobot Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono.

BACA JUGA: Profil Kopda Ahmad Nofrizal Prajurit TNI Gelantungan dan Berputar Kencang di Udara Evakuasi Kapolda Jambi

Setelah dirasa siap, barulah proses evakuasi dilakukan secara perlahan dengan terus melakukan komunikasi.

"Saya ikat ulang tali webbing, saya kaitkan lagi. Pokoknya bapak (Irjen Rusdi Hartono) harus safety," ungkap dia di Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (21/2/2023).

Saat mulai ditarik, Kopda Ahmad Nofrizal pun bergelantungan di sisi dragbar menemani Kapolda Jambi.

Awalnya, dragbar tidak berputar. Namun tiba-tiba berputar perlahan saat mulai ditarik ke atas.

Namun dragbar itu makin berputar kencang seiring posisi makin tinggi.

Bahkan putaran dragbar itu terlihat makin kencang saat mendekati helikopter.

BACA JUGA: Ini Identitas Prajurit TNI Angkat Kapolda Jambi sampai ke Helikopter, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Dalam video beredar yang diambil dari dalam helikoper, terlihat Kopda Ahmad Nofrizal terus berpegangan erat dengan tali dragbar.

Saking kencangnya putaran itu, tubuh prajurit TNI itu sampai terlihat seperti baling-baling.

"Pokoknya saat itu saya hanya pastikan tangan saya tidak lepas karena bisa bahaya. Sampai menunggu rekan lain menyambut (dalam helikopter," kata dia.

Meski menghadapi kondisi yang sulit dan menegangkan serta korban yang Jenderal Polri, tapi Nofrizal mengaku sama sekali tak gugup.

"Walau itu Kapolda Jambi, kita tidak boleh nervous (gugup)," kata dia.

BACA JUGA: Kapolri Terang-terangan Ungkap Kondisi Sebenarnya Kapolda Jambi dan Helikopter, Ternyata

Sebab, jika sampai gugup, ia memastikan proses evakuasi pasti akan terganggu dan makin membahayakan jiwa.

Terakhir, Nofrizal berharap Irjen Rusdi Hartono bisa secepatnya sembuh dan kembali bertugas.

Ia juga bersuykur proses evakuasi bisa berjalan lancar sehingga seluruh korban bisa dievakuasi dengan selamat.

"Semoga bapak (Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono) cepat sembuh dan cepat kembali bertugas," tandas Kopda Ahmad Nofrizal. (AdeGP/pojoksatu)