POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus dugaan eksploitasi eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) kian memanas.
Seperti diketahui, korban eksploitasi itu terdiri dari tiga orang wanita yang mengaku telah diperbudak semena-mena.
Menyikapi hal ini, pendiri Taman Safari Indoneisa Tony Sumampau bersitegas membantah tudingan tersebut.
“Sama sekali tidak benar. Kalau memang itu benar kejadiannya karena tahun 1997 itu kan ada yang melapor,” jelasnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal Antaranews.com.
Tidak hanya itu, salah satu pendiri Taman Safari Indonesia ini juga menjelaskan pernyataan yang disampaikan para korban hanya bualan semata.
Sebab, dirinya mengaku bahwa tidak mungkin ada manusia yang hidup apabila disiksa bertubi-tubi seperti penjelasan para eks pemain sirkus tersebut.
“Itu sama sekali apa yang disampaikan kayaknya tidak masuk di akal juga gitu ya. Seperti dipukul pakai besi,” jelasnya.
“Mati mungkin kalau dipukul. Jadi nggak benar itu hanya, apa, suatu difitnahkan seperti itu. Nah itu kan akan kita klarifikasi juga,” imbuhnya.
Seperti diketahui, kasus ini mencuat usai eks pemain sirkus OCI memberikan pernyataan di Kantor Kementerian HAM pada Selasa (14/4/2025).
Yang mana, salah satu di antaranya bernama Butet, mengaku diperbudak hingga dipaksa tampil saat hamil.
“Kalau main saat show tidak bagus, saya dipukuli. Pernah dirantai pakai rantai gajah di kaki, bahkan untuk buang air saja saya kesulitan,” jelasnya yang dikutip dari portal Pojoksatu.id.
“Saat hamil pun saya dipaksa tetap tampil. Setelah melahirkan, saya dipisahkan dari anak saya, saya tidak bisa menyusui,” lanjutnya.
Baca Juga: Daerah Ini Serahkan SK CPNS dan PPPK Bersamaan dan Lebih Cepat, 1 Juni Serentak Ngantor
“Saya juga pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal,” imbuh Butet.
Tidak hanya Butet, korban lainnya bernama Vivi juga ikut dieksploitasi saat menjadi salah satu pemain sirkus OCI.
Yang mana, Vivi mengaku dengan jelas bahwa dirinya kerap kali dianiaya dengan cara disetrum hingga berkali-kali.
“Badan saya kelamin saya disetrumin, sampai saya jatuh lemas. Saya bilang ampun-ampun gitu, tapi orang itu tidak mendengarkan saya,” jelasnya.
“Dia malah nyetrumin terus, rambut saya ditarik, perut saya dipukul, ditendang,” lanjut Vivi, eks pemain sirkus OCI. ***



