POJOKSATU.id, BANDUNG - Lapas Kelas IIA Banceuy melakukan berkoordinasi untuk pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2024.
Kalapas Kelas II A Banceuy, Hery Kusrita didampingi Kasi Binadik serta staf Registrasi, melakukan pemutakhiran data ke KPU Kota Bandung.
Hery menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya yaitu untuk koordinasi terkait persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024 di Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung.
"Untuk data warga binaan per-hari ini yaitu 764 orang dan yang sudah memiliki NIK sebanyak 692 orang," ujar Hery, Kamis (23/2/2023).
"Yang belum terdeteksi NIK-nya sebanyak 68 orang dan 4 orang sisanya merupakan Warga Negara Asing (WNA)," sambungnya.
BACA JUGA:
KPU Ubah Susunan Dapil di Kabupaten Bogor untuk Pemilu 2024
Sementara, Ketua KPU Kota Bandung Suharti menyampaikan, untuk lapas dan rutan akan dibuatkan TPS Khusus.
Karena warga binaan pemasyarakatan (WBP) merupakan daftar pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya di tempat asal pada hari pemilihan.
Ia menjelaskan, untuk keperluan pendataan data pendukung seperti permohonan pendirian TPS Khusus, surat pernyataan penanggung jawab, dan Data Pemilih (by name by address) paling lambat diterima tgl 19 Maret 2023.
BACA JUGA:
Hari Ini KPU Buka Pendaftaran Pantarlih Pemilu 2024, Ini Rincian Gaji, Tugas dan Tanggungjawabnya
"Untuk data warga binaan yang bebas atau masuk tetap dilaporkan secara berkala," jelasnya.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin Kalapas Kelas IIA Banceuy Bandung terkait koordinasi dengan pihak terkait dalam pelaksaan kegiatan.
Salah satunya koordinasi terkait penyelenggaraan pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada bulan Februari 2024 mendatang. (Arief/Pojoksatu)




