POJOKSATU.id, RIAU-- Pemprov Riau melalui Dinas Kominfo membantah bahwa Gubernur Abdul Wahid kena OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut mereka, yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) adalah salah satu kepala UPT di Dinas PUPR Pemprov Riau.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Teza Darsa, Senin (3/11/2025) kepada wartawan menegaskan bahwa Gubernur Riau hanya dimintai keterangan dalam kasus OTT tersebut.

“Pak Gubernur hanya dimintai keterangan atau kasus OTT terhadap salah satu kepala UPT di Dinas PUPR,” katanya.

Baca Juga: Sosok Gubernur Riau Kena OTT KPK Ternyata Masih Muda, Kado Pahit Ultah ke 45 pada 21 November Ini

Pemprov Riau mendukung penuh upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK. Namun mereka masih menunggu keterangan resmi dari KPK soal OTT di Riau ini.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau, Senin (3/11/2025).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan Gubernur Abdul Wahid ikut kena OTT KPK.

“Benar,” kata Fitroh.

Fitroh juga membenarkan bahwa operasi senyap itu turut menangkap beberapa orang lainnya selain Gubernur Riau Abdul Wahid.

Baca Juga: KPK Tangkap Tangan Gubernur Riau Diduga Terkait Proyek Dinas PUPR, 10 Orang Ikut Diamankan

Sementara menurut keterangan Jubir KPK Budi Prasetyo, sekitar 10 orang ikut diamankan dalam kegiatan tangkap tangan atau OTT ini.

“Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau,” kata Budi via WA kepada wartawan, Senin (3/11).

“Saat ini, atau sampai dengan saat ini, ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” kata Budi lagi.

Budi mengatakan, saat ini tim KPK masih berada di lapangan. Dia memastikan akan memberikan informasi terbaru terkait operasi senyap.

“Tim masih di lapangan dan masih terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya,” ujarnya lagi.***