POJOKSATU.id, BLITAR – Dua perempuan ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah di Jalan Sulawesi, Karangtengah, Sananwetan, Kota Blitar, Senin sore (1/1/2024).

Dari pengakuan tetangga korban bernama Adi, kedua korban disebutnya penyuka sesama jenis atau lesbian.

Identitas kedua korban pembunuhan di Blitar ini merupakan majikan dan pembantunya. Majikan bernama Ragil Soekarno Utomo atau Erlin alias Sinyo (47), sementara nama pembantunya belum diketahui.

Kedua mayat korban selanjutnya dievakuasi petugas.

Baca Juga: Pulang ke Rumah Kondisi Mabuk, Ayah Rela Bunuh Anak Kandung di Tambangan Jateng Gara-gara Ini

Dari informasi yang dihimpun, salah satu mayat ditemukan berada di teras rumah utama dan terlihat dari rumah sebelahnya.

Sementara satu jenazah bersimbah darah berada di dapur.

Dua mayat perempuan bersimbah darah dalam rumah di Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Sananwetan, Kota Blitar.

Warga sekitar sudah mengetahui bahwa Erlin alias Sinyo merupakan penyuka sesama jenis.

Baca Juga: Debat Capres Ketiga Bahas Geopolitik dan Pertahanan, Prabowo Diuntungkan, Ini Kata Andika Perkasa

“Yang terakhir itu dengan perempuan Chinese asal Surabaya,” kata Adi, Tetangga korban, Senin (1/1/24).

Sebelum ditemukan tewas, Erlin bersama pasangan sesama jenisnya sempat terlihat di dalam rumahnya. Mereka berdua memang sudah bersama cukup lama.

“Ya sama pasangannya itu memang di rumah sini, tapi sudah 3 harian ini tidak terlihat di sini,” ungkap Adi saat di lokasi.

Warga pun sebenarnya resah dengan sikap Erlin yang lesbian.

“Sebenarnya resah tapi memang itu keadaannya sebelum sama yang Surabaya ini, ada dengan wanita lain, tapi sudah pisah,” tutupnya.

Baca Juga: Perumda Pasar Jaya Diduga Tak Transparan Soal Pengelolaan MCK

Dari dalam rumah terdengar suara monyet hingga gonggongan puluhan anjing ketika petugas mengevakuasi kedua korban.

Disebut Adi, Erlin juga sempat menjalin tali asmara dengan wanita lain sebelum dengan perempuan yang asal Surabaya. Namun hubungan keduanya diduga telah putus.

Ketua RW setempat Siswanto di lokasi, Senin (1/1/2024) mengatakan, pihaknya mengecek lokasi tersebut sekitar pukul 16.45 WIB.

"Tadi mendapatkan laporan dari Ketua RT, katanya ada bau busuk di rumah itu. Kemudian kami cek, lewat rumah sebelahnya. Terlihat ada orang terlentang," ujarnya.

Baca Juga: Angkatan Muda Prabowo Minta Semua Pihak Berpikir Jernih di Kasus Penganiayaan Boyolali oleh TNI

Setelah itu, mereka melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Siswanto menyebutkan rumah itu dihuni oleh tiga orang. Yakni pemilik rumah dan 2 orang pembantu.

Namun, satu orang pembantu sudah meninggalkan rumah tersebut setelah sempat bekerja beberapa hari.***