POJOKSATU.id, BEKASI-- Dinas Pemadam Kebakaran baru bisa melakukan proses pemadaman di gudang munisi daerah (Gudmurah) TNI atau Kodam Jaya di Ciangsana, Bogor, sekitar pukul 01.20 WIB atau 7 jam lebih setelah terjadi ledakan atau kebakaran.

Terlihat puluhan mobil pemadam kebakaran, baik dari Kabupeten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan juga DKI Jakarta, diterjunkan ke lokasi kejadian di Ciangsana, Gunungputri, Bogor.

Kendaraan damkar yang tadi terparkir rapih di area pintu masuk gudang munisi tersebut, perlahan-lahan masuk ke area gudang untuk proses pemadaman.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Amunisi TNI di Ciangsana, Suara Duarrrr Terdengar Radius 3 KM, Ini Kesaksian Warga

Proses pemadaman yang dilakukan oleh Damkar juga tidak lepas dari arahan anggota TNI yang berada di lokasi gudang munisi.

Nampak, beberapa mobil Damkar yang berasal dari Kota Bekasi harus standby di area luar Gudang Munisi tersebut. Ini dilakukan untuk membantu proses pemadaman.

Terlihat hanya unit mobil pemadam dari DKI Jakarta yang melakukan proses pemadaman. Ini karena unit milik DKI Jakarta yang memiliki kapasitas menampung air yang besar.

Baca Juga: Deretan Foto-foto Gudang Amunisi Armed Bekasi Terbakar, Ada Teriakan Kaget Allohu Akbar

Proses pemadaman yang dilakukan petugas yakni sistem statis atau menyambung selang dari satu ke satunya.

Petugas Damkar juga nampak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sebelum melakukan proses pemadaman.

Tidak sembarang petugas Damkar yang diperbolehkan masuk ke area Gudang Munisi milik TNI tersebut. Ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tidak hanya itu saja, puluhan mobil ambulance juga siagakan di lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman.***