POJOKSATU.id — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis DKI kembali membuka rekrutmen program 1.000 pramudi Mikrotrans Berdaya tahap kedua.

Program ini menjadi kesempatan luas bagi masyarakat yang ingin berkarier di bidang transportasi publik.

Pendaftaran dibuka secara gratis dan dapat dilakukan secara online hingga Sabtu, 25 April 2026 melalui tautan resmi s.id/pramudibazis2.

Baca Juga: Terungkap! Dugaan Kecurangan UTBK di Undip, Ini Dampak Panjangnya yang Sering Diremehkan

Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Sholih, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperluas peluang pemberdayaan masyarakat.

"Program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap 2 ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan terlebih dahulu mengikuti pelatihan dan pembinaan sebelum resmi bergabung sebagai pramudi Mikrotrans dalam sistem transportasi publik Jakarta.

Baca Juga: DPRD Karawang Masih Sepi, Pedagang Sudah Siaga di Pintu Gerbang

Program ini terbuka bagi laki-laki maupun perempuan dengan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan.

Calon peserta harus berusia 22 hingga 45 tahun, memiliki KTP DKI Jakarta, serta minimal lulusan SMA atau sederajat.

Selain itu, pelamar diwajibkan memiliki SIM A yang masih berlaku atau lebih tinggi, berpengalaman mengemudi kendaraan manual setidaknya selama satu tahun, serta siap mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan hingga selesai.

Baca Juga: Mau Sekolah Vokasi? Ini Jadwal Lengkap JARVIS Kemenperin 2026 dari SMK hingga Politeknik

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online tanpa biaya apa pun sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program ini.

Sholih menambahkan bahwa program ini tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan mengemudi, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta.

"Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta," katanya.

Baca Juga: Hidung Mancung usai Oplas, Rina Nose Pastikan Tetap Gunakan Nama Panggung yang Sama

Melalui program ini, diharapkan para peserta tidak hanya siap bekerja sebagai pramudi, tetapi juga memiliki kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta etos kerja yang tinggi dalam melayani masyarakat.***