POJOKSATU.id - Pelayanan kesehatan Gerakan Anak Negeri untuk korban bencana banjir terus berjalan.

Berangkat sejak 30 November 2025, tim relawan memberikan pelayanan kesehatan kepada ratusan penyintas dan pengungsi bencana.

Sebalumnya, tim Gerakan Anak Negeri memulai aksi kemanusiaan tersebut di Tapanuli Selatan dan bergerak ke Tapanuli Tengah.

Baca Juga: Viral! Harga Cabai di Aceh Cuma Rp14 Ribu, Relawan Malah Bayar Rp200 Ribu dengan Harga Medan Bikin Pedagang Teharu

Kini tim terfokus di wilayah kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan.

Dalam rentang dari 3 hingga 14 Desember 2025, tercatat 21 orang pasien menjalani perawatan kesehatan di sejumlah posko kesehatan Gerakan Anak Negeri.

Dengan 15 di antaranya membutuhkan perawatan luka.

Baca Juga: Baru Dikirim, Langsung Dibalas! Surat Aceh ke PBB Picu Kehebohan Nasional

Koordinator tim Gerakan Anak Negeri, Muhammad Indra menyebut, perawatan luka dilakukan di beberapa titik posko yang tersebar di wilayah terdampak banjir.

Di Posko Kecamatan Batang Toru, tercatat dua orang menjalani perawatan luka akibat dampak bencana.

"Sementara di Posko Kecamatan Muara Batang Toru dan Kecamatan Batang Toru, petugas kesehatan memberikan perawatan luka kepada empat orang pasien," ungkap Indra, Rabu 17 Desember 2025.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Perawatan luka juga dilakukan di beberapa titik lain di Posko Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dengan rincian masing-masing satu orang pasien di dua posko berbeda, serta lima orang pasien di posko lainnya.

Selain itu, di wilayah Desa Muara Sibuntuon, Tapanuli Tengah, tercatat dua orang korban mendapatkan perawatan luka di posko pelayanan kesehatan yang dibuka tim Gerakan Anak Negeri.

Mayoritas luka yang ditangani merupakan luka ringan hingga sedang akibat tergores material bangunan, kayu, serta benda tajam saat evakuasi maupun pembersihan sisa banjir.

Petugas kesehatan terus melakukan pemantauan guna mencegah infeksi dan komplikasi lanjutan.

Bagi pembaca yang ingin ikut mengambil peran, silakan membuka tautan donasi melalui  teks ini ==> Gerakan Anak Negeri

Hingga saat ini, pelayanan kesehatan di posko pengungsian masih terus berjalan, seiring masih adanya warga yang bertahan di pengungsian dan membutuhkan pendampingan medis pascabencana.***