POJOKSATU.ID- Pelaku penusukan berinisial RHM (25) warga Kelapa Dua, Depok berhasil ditangkap jajaran Polsek Mampang dengan Polres Metro Jaksel
Berbekal identitas para pelaku polisii, mencari keberadaan pelaku yang berusaha menghilangkan jejak karena tau video kejadiannya viral di medsos.
Para pelaku menghindari kejaran polisi dengan berpindah pindah kota dari Depok, Tangerang , Jakarta, sampai Surabaya bahkan ingin kabur ke wilayah indonesia Timur melalui kapal laut,
Baca Juga: Isu Rekrutmen PPPK Guru 2026 Tidak Dibuka, Ini Penjelasan Pemerintah dan Opsi yang Masih Terbuka
berhari hari jajaran Polsek Mampang terus memburu sampai akhirnya dua pelaku ditangkap di Gapura Surya surabaya , saat akan kabur ke luar pulau.
Polsek Mampang dibantu jajaran Polres Kp3 tanjung perak Surabaya meringkus dua pelaku HW dan TM yg akan kabur ke wilayah timur Indonesia.
Diberitakan sebelumnya,peristiwa penusukan pria terjadi di Kemang, saat itu korban bersama kekasihnya tengah menaiki mobil untuk menuju ke Depok. Namun saat melintas di Kemang, Jakarta Selatan, korban tiba-tiba diserang orang tak dikenal (OTK).
"Diserang oleh tiga orang tak dikenal menyerang mobil yang ditumpangi korban," ujar warga di lokasi.
Baca Juga: Benarkah PPPK Guru Tidak Dibuka Mulai 2026? Ini Fakta, Data, dan Klarifikasi Resminya
Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi, terduga pelaku yang menyerang ternyata sebelumnya berselisih dengan korban di jalan. Karena pelaku tak terima, hingga para pelaku menyerang korban dengan cara menusuk.
"Keterangan saksi, itu perselisihan di jalan, karena yang satu mengendarai sepeda motor yang satu mengendarai mobil," ucapnya.
Dari pemeriksaan sejumlah saksi dan CCTV di sekitar lokasi, diduga pelakunya berjumlah tiga orang. Polisi saat ini masih mendalami identitas dan peran pelaku.
Koma 5 Hari
Usai tragedi penusukan, korban sempat dinyatakan koma selama lima hari di RS Polri, hingga akhirnya pelaku meninggal dunia.
Adik korban, Faris, mengatakan kakaknya yang berinisial RHM mengembuskan napas terakhir pada Senin (5/1/2026) malam, setelah lima hari dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
“Iya sudah meninggal di RS Polri tanggal 5 malam. Di tanggal 6 dimakamkan,” kata Faris Rabu (7/1/2026).



