POJOKSATU.id - Pelaku pembunuh atlet marathon Boyolali dan pengusaha sukses Bayu Handono (36) akhirnya berhasil ditangkap.

Pelaku pembunuh atlet marathon Boyolali dan pengusaha sukses itu berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa.

Penangkapan dilakukan Tim Jatanras Polda Jateng dan Tim Resmob Polres Boyolali.

Pelaku yang masih belum diketahui identitasnya itu ditangkap di sebuah penginapan di daerah Surakarta.

Baca Juga: Langsung ke Lokasi, Menteri AHY Pastikan Korban Erupsi Gunung Ruang Direlokasi

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti.

Diantaranya adalah sebuah sepeda motor milik Bayu Handono yang hilang dari rumahnya.

Saat ini, pelaku pembunuhan sudah diamankankan di Polres Boyolali dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Dalam tayangan akun Instagram @macan.bengawan, pada Minggu 5 Mei 2024, diperlihatkan detik-detik penangkapan pelaku.

Baca Juga: 11 Desa Yang Diperiksa Kejaksaan Atas Dugaan Korupsi Salah Satunya Desa Cijaya, Berikut Nama-Nama Desa Yang Berhadapan Dengan Penyidik

Di video tersebut juga terlihat wajah pelaku.

Sebelumnya, atlet marathon Boyolali dan pengusaha sukses Bayu Handono (36) ditemukan tewas di rumahnya di Kampung Kebonso RT 2 RW 5, Kelurahan Pulisen, Boyolali Kota, pada Jumat (3/5) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat itu korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan bersimbah darah di dalam rumahnya.

Polisi juga menemukan ada bekas korban diseret dari lokasi sebelumnya dari darah yang mengering.

Korban diduga dibunuh di ruang tengah. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah telungkup dengan bersimbah darah.

Korban pertama kali ditemukan temannya yang tidak bisa menghubungi selama seharian.

Saat didatangi, gerbang rumah sudah sedikit terbuka, padahal korban selalu menutup gerbang tersebut.

Jenazah korban ditemukan di sebelah kanan pintu arah dapur.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Ingatkan Prabowo Berhati-hati Memilih Menteri, Jangan Menteri Toxic

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Arief Mudi mengatakan, korban ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher.

Selain atlet marathon, korban juga merupakan pengusaha kerajinan tembaga di Desa Cepogo.

Dari TKP polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya alat pemukul, surat-surat kendaraan dan bukti lainnya.

Baca Juga: Inilah 75 Nominee Young Ambassador Agriculture dan Duta Polbangtan PEPI 2024 Pilihan Kementan

Sementara itu, sepeda motor milik korban diketahui hilang.

 

Gemar Bersedekah

Kades Cepogo Mawardi mengatakan, 2 hari sebelum ditemukan tewas, korban sempat ikut gotong royong sampai siang.

"Orangnya ramah, baik dalam bersosialisasi. Selalu ikut kegiatan sosial di masyarakat," ungkap Mawardi.

Sebagai pengusaha tembaga sukses, dia mengaku sama sekali tidak melihat korban memiliki masalah.

Sementar warga lainnya mengungkap, korban sangat mudah bergaul dengan siapapun.

"Dia itu orangnya grapyak (ramah dan baik kepada orang lain)," ungkap dia.

Selain ramah, Bayu Handono juga dikenal sebagai sosok yang dermawan.

Baca Juga: Daftar Srikandi Indonesia untuk Hadapi China di Final Uber Cup 2024: Dua Ganda Dadakan

"Mas Bayu itu orangnya sering sedekah dan baik ke semua orang," ungkap dia.***