POJOKSATU.id, JAKARTA— Siswa SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara, Fadel Nazriel, yang diduga kuat sebagai pelaku ledakan bom saat Salat Jumat di sekolah itu, Jumat (7/11) lalu terekam CCTV milik warga.

Terduga pelaku terlihat diantar ayahnya ke sekolah menggunakan motor matic dengan membawa dua tas ransel besar, satu tas merah di sandang di punggung, satu tas warna biru diletakkan di depan badannya.

Video rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku Fadel Nazriel (FN) diantar ayahnya telah menyebar di media sosial Tiktok sejak Sabtu (8/11).

“Pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, terekam CCTV saat diantar ayahnya ke sekolah. Dimana ia terlihat membawa dua tas sebelum melancarkan aksinya,” ujar akun @leylemager seperti terlihat Minggu (9/11).

Baca Juga: Polda Metro Jaya Fokus Pemulihan Terduga FN Pelaku Ledakan Bom SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta

Salah satu media elektronik nasional TvOne juga sudah menayangkan rekaman CCTV terduga pelaku peledakan bom di SMAN 72 yang diantar oleh ayahnya ke sekolah pada Jumat pagi sebelum kejadian.

“Sosok terduga pelaku ledakan SMAN 72 terekam CCTV saat diantar ayahnya,” judul dari unggahan TvOne di akun You Tube miliknya.

Pelaku FN Punya Akun Tiktok

Dari keterangan pengguna Tiktok, pelaku FN disebut memiliki akun Tiktok bernama @doomedhases. Namun akun ini disebut sudah di banned atau dinonaktifkan oleh Tiktok.

Baca Juga: Viral Sosok FN di Tiktok Disebut Pelaku Ledakan Bom SMAN 72, Siswa Aktif Pernah Pelatihan OSIS

Dari keterangan pengguna Tiktok, akun ini kebanyakan berisi game berisi peperangan.

Salah satu akun @DARAHTINGGI, sempat merekam akun milik Fadel Nazriel yang ternyata semuanya berisi game perang.

“Akun pelaku ledakan masjid SMAN 72 Jakarta. Suka me repost hal-hal yang berbau Islamphob** dan ekstreme sayap kanan,” jelas narasi akun @DARAHTINGGI.

Geledah Rumah Pelaku

Polisi mengungkap banyak kesamaan barang bukti di TKP SMAN 72 Jakarta dengan barang bukti di rumah terduga pelaku Fadel Nazriel (FN) di kawasan Cilincing Jakarta Utara.

Polisi sudah melakukan penggeledahan di rumah tersebut pada Jumat malam (7/11) dan membawa empat kantong barang bukti dari lokasi.

Rumah pelaku Fadel Nazriel berlokasi di Jalan di Jalan Mahoni 1, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, tujuan penggeledahan guna mencocokkan barang bukti yang ditemukan di lokasi ledakan dengan benda-benda yang ada di rumah tersebut.

Terbukti, petugas menemukan sejumlah alat dan bahan yang memiliki kesamaan dengan yang ada di lokasi sekolah.

"Setelah melakukan pendataan dan pengelolaan barang bukti dan dilanjutkan dengan penggeledahan, ternyata ada persesuaian dari beberapa alat barbuk tersebut," kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 8 November 2025.***