POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Raut muka kecewa terpancar dari salah seorang pejabat eselon II di Kabupaten Purwakarta, dirinya merasa mendapatkan pelayanan yang tidak mengenakan dari oknum pelayan parkir di Rumah Sakit Bayu Asih.
Berbeda dengan pelayanan di Rumah Sakitnya, pelayanan di tempat parkir itu kurang mengenakan untuk pejabat tersebut, sehingga dirinya meminta agar pihak rumah sakit menyampaikan kepada pihak manajemen pihak ketiga (penyedia parkir) untuk mengevaluasi para pekerjanya dilapangan.
“Pelayanan yang di pos pembayaran, orangnya ketis banget dan terlihat arogan. Padahal untuk tempat – tempat pelayanan umum seperti itu seharusnya mereka ramah,” ujar salah seorang pejabat eselon II di Pemda Purwakarta, yang meminta namanya tidak disebutkan saat menghubungi pojoksatu.id melalui sambungan seluller, Jum’at (17/03).
Kejadian kurang mengenakan itu terjadi pagi tadi, saat dirinya membawa masyarakat yang sakit ke rumah sakit bayu asih, sebagai seorang yang peduli pada sesama dirinya merelakan waktunya untuk mengantar masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk di tolongnya.
“Kalau pelayanan di dalam rumah sakit, dari kita mulai datang hingga selesai sudah cukup baik tidak ada masalah. Namun ketika hendak keluar, di pos pembayaran parkir pelayanannya ketus dan arogan banget. Ini bisa berdampak buruk bagi rumah sakit bayu asih, hanya karena oknum segelenitir orang bayu asihnya jadi memiliki citra buruk,” beber pejabat tersebut, yang mengatakan dirinya anggap saja sebagai masyarakat purwakarta yang mengeluh.
Terpisah, salah seorang pejabat dilingkungan Rumah Sakit Bayu Asih, saat di konfirmasi atas kejadian tersebut dirinya berjanji akan menyampaikan keluhan yang disampaikan kepada manajemen pihak ketiga pengelola parkir di bayu asih.
“Terimakasih atas masukannya om, nanti akan kita sampaikan ke manajemennya. Dan kita juga akan menegur pihak pengelolanya (pihak ke tiga) agar membenahi para pekerja dibawahnya, untuk pelayanan publik seperti itu harusnya mereka bersikap ramah dan sopan,” jelas pejabat rumah sakit melalui sambungan seluller.
Dari penelusuran pojoksatu.id, penjaga parkir dibagian pos pembayaran ternyata seorang wanita. Yang seharusnya, sebagai wanita dan juga pelayan publik sebaiknya bersikap ramah, murah senyum dan sopan. Bukan sebaloknya. (Adw Winanto / pojoksatu)




