POJOKSATU.id, KARAWANG - Diduga seorang oknum Juru Parkir di kawasan Pantai Sedari yang berlokasi di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, bersikap arogan dengan membentak hingga mengusir pedagang Es Krim Keliling yang sedang berjualan di lokasi pantai.
Kejadian itu dialami oleh Siti bersama suaminya seorang Pedagang Es Krim Keliling asal Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya yang sudah sering berjualan di lokasi pantai.
Atas kejadian itu, Siti menyampaikan bahwa merasa tidak senang ketika suaminya diperlakukan tidak menyenangkan oleh oknum Juru Parkir di pantai Sedari dengan dibentak-bentak hingga diusir.
"Tadi begini ceritanya, saya kan sama suami jualan es krim yang pakai mobil kita udah biasa ke sana setiap minggu juga udah biasa ke pantai sedari. Jadi ceritanya tadi itu, pertama kita datang emang jalan sampai ke ujung terus dan niatnya kita mau cari parkir kita balik lagi cari jalan atau parkiran yang enak biar nggak macet karena kita pakai mobil," kata Siti, Selasa (25/04/2023).
Tak hanya itu, Siti juga kembali menceritakan bahwa ditengah perjalanan saat akan mencari tempat parkir ataupun mangkal untuk berjualan, tiba-tiba ada seorang anak kecil yang hendak membeli es krim dan kemudian didatangi oleh seorang oknum Juru Parkir yang diduga langsung melontarkan kata-kata yang tidak sopan dengan membentak-bentak dirinya bersama suaminya.
"Pas mau kita jalan tuh, terus ada Bocil karena pemikiran saya kan nggak ada mobil di depan ada Bocil yang beli sama suami saya di tanggepin lah, begitu berhenti dulu nih kita ada tukang parkir, tukang parkir itu datang langsung menegurnya tidak secara baik-baik sambil bentak-bentak terus," ujarnya.
Kemudian, dia juga menyampaikan berharap kepada oknum Juru Parkir tersebut bisa lebih mengedepankan etika yang lebih baik kepada yang datang ke lokasi pantai, baik ke para pedagang ataupun pengunjung pantai.
"Saya datang baik-baik tappi dapat perlakuan yang tidak mengenakan seperti itu, dibentak-bentak depan banyak orang dan di usir kaya orang lagi minta-minta, padahal saya sama suami setiap minggu jualan di pantai sedari tapi baru pertama kali perlakuan sepeti itu. Ya tolong bantu pertemukan saya sama orang yang tadi, karena saya sebagai istri sangat tidak terima, seenggaknya minta maaf," pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan sampai saat ini belum ada dari pihak pengelola pantai untuk ditemui untuk menjelaskan atas kejadian tersebut. (Ega Nugraha/Yusup/Pojoksatu)




