POJOKSATU.id, JABAR- Aksi Seorang pedagang keliling batagor dan gorengan di Kabupaten Indramayu ini cukup membuat kesal orang tua, pasalnya pedagang ini melakukan aksi pencabulan anak dibawah umur.

Pedagang tersebut  tertangkap basah mencabuli anak di bawah umur, di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Ketika ditanya, bocah terakhir adalah korban kesepuluh.

Pelaku yang tercatat sebagai warga Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu ini mengaku sudah dua tahun melakukan aksi bejatnya itu.

Sasaran korbannya yakni anak-anak di bawah umur di wilayah yang ia kelilingi saat berjualan. Namun masih masuk wilayah Kecamatan Haurgeulis dan Gantar Kabupaten Indramayu.

Aksi bejat pria berinisial NR (41 tahun) ini diungkap oleh YR, orang tua korban terakhir, warga Kecamatan Haurgeulis.

YR menjelaskan peristiwanya terungkap saat salah seorang tetangga menyampaikan perilaku tak senonoh pelaku terhadap anaknya. Saat itu, korban sedang bermain bersama temannya di halaman rumah.

Mendengar cerita itu, YR keluar rumah dan mendapti anaknya sedang dipangku oleh pelaku. YR pun memanggil anaknya, membawa masuk ke dalam rumah sembari menanyakan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.

"Anak saya bercerita kalau tangan pelaku itu memegang kemaluan anak saya. Seketika itu saya kaget, lalu keluar rumah. Namun pelaku sudah lebih dulu kabur. Untungnya ada warga yang mengejar dan pelaku kami bawa ke balai desa," ujar YR, kepada wartawan, selasa 11 Juli 2023.

Dihadapan warga pelaku NR mengakui perbuatannya. Bapak dua anak ini juga mengaku telah melakukan perbuatan bejat itu dalam dua tahun terakhir.

"Setelah diamankan, pelaku kami bawa ke Polres Inddramayu untuk ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. ujar Kapolsek Haurgeulis, AKP Cartono.

(Arief /pojoksatu)