POJOKSATU.id, ACEH--Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa, menyerahkan bantuan kemanusiaan uang tunai Rp 1 miliar serta 3.000 paket sembako untuk korban bencana di Aceh, Selasa (16/12).

Zulfa Mustofa menyebutkan bahwa ada 18 cabang NU yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh.

Diketahui, saat ini PBNU ada dua ketua kepemimpinan yaitu Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Pj Ketua PBNU KH Zulfa Mustofa.

“Alhamdulillah, hari ini saya menunaikan janji untuk hadir di Aceh menyalurkan amanah kemanusiaan PBNU bagi warga Aceh melalui PWNU Aceh, dengan nilai bantuan sebesar 1 miliar rupiah dan 3000 paket sembako,” kata Zulfa melalui akun Instagramnya, Selasa (16/12).

Baca Juga: Komitmen Tuntaskan Honorer, Pemkot Ambon Resmi Lantik 170 PPPK Paruh Waktu

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar dan kepedulian NU kepada masyarakat Aceh, baik secara umum maupun khususnya warga Nahdlatul Ulama.

“Kami menyalurkan bantuan melalui PWNU Aceh karena merekalah yang paling memahami kondisi di lapangan. Ada 18 cabang NU yang terdampak, tidak semuanya sama. PWNU Aceh tentu lebih tahu mana yang perlu mendapat perhatian lebih,” katanya.

Di sela-sela agenda tersebut, selain bersilaturahmi dengan Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, dia berkesempatan mengunjungi dua pesantren terbesar di Kabupaten Bireuen.

Pesantren ini menjadi pusat penguatan keilmuan dan kaderisasi umat, yaitu Dayah Ummul Ayman asuhan Waled Nuruzzahri selaku Rois Syuriah PWNU Aceh dengan sekitar enam ribu santri.

Baca Juga: Banyak Guru Bertanya THR TPG 100 Persen 2025 Kapan Cair? Ini Penjelasan dan Update Terkininya

Dan pesantren Ma’hadul Ulum Diniyah Masjid Raya (MUDI Mesra) asuhan Abu Mudi Tengku Hasanul Basri, Mustasyar PBNU, dengan jumlah santri lebih dari tujuh ribu orang.

Kegiatan ini didampingi oleh Ketua PWNU Aceh Tengku Faisal yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Sekretaris PWNU Aceh, Ketua PCNU Bireuen, serta jajaran banom dan lembaga-lembaga NU.

“Silaturahmi ini menjadi penguat bahwa khidmah NU di Aceh berjalan seiring antara ulama, umara, dan jam’iyyah,”katanya.

Selepas dari Aceh, Pj Ketua PBNU akan melanjutkan perjalanan ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara untuk menyalurkan bantuan.

“Semoga setiap langkah ini bernilai khidmah, membawa manfaat, dan menjadi wasilah keringanan bagi umat yang sedang diuji. Amieen” katanya.***