POJOKSATU.ID – Kasus pasangan suami-istri (pasutri) asal Sleman, Yogyakarta belum lama ini kian memanas.
Seperti diketahui, sepasang kekasih tersebut dikabarkan telah meninggal dunia di dalam sebuah mobil.
Yang mana, keduanya ditemukan tewas mengenaskan saat tengah parkir di kawasan Magelang, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi dihimpun, pihak keluarga yang mengetahaui pasutri asal Sleman tewas ini menolak untuk dilakukan otopsi.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarjogja.jawapos.com pada Rabu (19/2/2025).
Dalam artikelnya, pihak keluarga korban menolak keras jasad pasutri asal Sleman tersebut untuk ditindaklanjuti secara medis.
Baca Juga: Praperadilan Kedua yang Diajukan Hasto Dinilai Merusak Preseden Hukum di Indonesia
“Keluarga pasutri yang ditemukan meninggal dalam mobil di Salam, Magelang, menolak dilakukan otopsi,” jelas dikutip.
Hal ini juga turut ditanggapi oleh Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah terkait penolakan pihak keluarga korban.
La Ode menuturkan bahwa penolakan keluarga korban ini tidak menutup kemungkinan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Baca Juga: Beginilah Penampakan Pasutri Asal Sleman Tewas dalam Mobil di Magelang, Diduga Gegara Keracunan AC
Sebab, dari hasil pemeriksaan rumah sakit menyatakan bahwa kedua korban dikonfirmasi meninggal lantaran keracunan.
Namun, racun yang menyebabkan korban meninggal dunia ini masih belum diketahui oleh para penyidik.
“Dari pemeriksaan dokter di RSUD Muntilan, didapat tanda-tanda ada keracunan. Namun itu belum bisa kami pastikan keracunan karena apa,” jelasnya.
Seperti diketahui, dugaan keracunan ini dikonfirmasi usi korban ditemukan dalam keadaan telah mengeluarkan muntahan dari mulut.
Diduga, muntahan tersebut tidak lain efek dari racun yang menyebabkan pasutri asal Sleman meninggal dunia.
Ditambah lagi, kondisi sang istri diketahui sedang mengandung bayi yang telah berusia 7 bulan.
Tentu, kasus ini semakin menambah kompleksitas lantaran banyaknya dugaan penyebab kematian pasutri tersebut. ***



