POJOKSATU.id – Infrastruktur ketenagalistrikan untuk kawasan industri di Cikarang semakin diperkuat dengan beroperasinya Bay Trafo 3 Gardu Induk 150 kilo Volt (kV) Deltamas.
Fasilitas dengan kapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA) ini telah resmi dialiri tegangan pertama (energize), menjelang Tahun Baru Imlek.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam menjamin keandalan suplai listrik bagi pusat data di Greenland International Industrial Centre (GIIC) Cikarang, yang melayani berbagai perusahaan multinasional, termasuk Amazon dan Microsoft.
Pelaksana Harian General Manager Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Rifki Santoso, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor krusial dalam mendukung industri digital yang berkembang pesat di Indonesia.
"Keberadaan pusat data dengan klien global menunjukkan iklim investasi yang semakin kondusif. Kami berkomitmen untuk memastikan suplai energi tetap stabil guna mendukung kelancaran operasional pusat data yang berperan vital dalam transformasi ekonomi digital," ujar Rifki.
Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3, Nimrot Parlindungan P. Tambunan, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian proyek ini.
Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
“Kolaborasi yang baik memungkinkan pembangunan infrastruktur ini berjalan lancar. Kami berharap fasilitas ini dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat besar bagi perkembangan industri digital nasional,” kata Nimrot.
Penguatan jaringan listrik untuk pusat data di Cikarang merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam memastikan ketersediaan energi yang andal, guna mendukung pertumbuhan sektor teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia.***



