POJOKSATU.ID- Tidak ada aktivitas Bupati Sudewo maupun Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra yang tampak di publik.
Pasca aksi 13 Agustus yang berakhir dengan kekacauan, di sekitar Alun – Alun Simpang Lima Pati.
dikutip Radar Kudus dari sumber di internal pendopo menyebutkan, Bupati Pati Sudewo masih berada di pendopo pagi kemarin.
Namun tidak ada kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Sudewo.
Diketahui kemarin merupakan hari pramuka, biasanya bupati atau wakil bupati hadir langsung dalam peringatan hari pramuka yang jatuh setiap tanggal 14 Agustus.
Sementara itu di Pendopo Kabupaten Pati nampak lengang. Nampak belasan mobil Brimob Polda Jateng masih terparkir di area pendopo.
Tidak diketahui secara jelas berapa jumlah personel Brimob yang masih bertahan di pendopo. Namun ada belasan mobil Brimob yang masih terparkir di sana.
Mulai dari depan kantor Wakil Bupati Pati, kemudian di depan musala pendopo, dan juga di sebelah timur pendopo.
Nampak para personel Brimob Polda Jateng bersantai di dalam pendopo, di musala dan juga di ruang penjawi dan ruang pragolo.
Pendopo Kabupaten Pati hanya diramaikan dengan aktivitas persiapan upacara HUT ke-80 Republik Indonesia serta latihan para paskibraka.
Baca Juga: Almira Diduga Hamil Duluan Sebelum Dinikahi Tersangka Aditya Hanafi Pembunuh Rekannya Karya Pertiwi
Diketahui aksi 13 Agustus di Alun – Alun Simpang Lima Pati berakhir dengan kericuhan. Sehingga polisi membubarkan paksa massa aksi.
Dalam kejadian ini sebanyak 64 orang mengalami luka – luka, selain karena bentrokan dan saling pukul, mayoritas mengalami sesak nafas akibat tembakan gas air mata yang dilakukan oleh polisi.
Diketahui tuntutan utama demo yaitu Bupati Pati Sudewo lengser belum dipenuhi.
Sudewo masih bersikukuh mempertahankan jabatannya sebagai bupati yang dipilih secara demokratis dan konstitusional, tidak bisa mundur begitu saja dengan tuntutan massa aksi.***



