POJOKSATU.id - Berita duka datang dari Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD yang baru saja ditinggalkan oleh ibunya Siti Khadijah di usianya yang ke-94 tahun.
Pada momen tersebut, Mahfud MD menuliskan pesan mengharukan untuk sang ibunda, yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Menurutnya, kepergian sang ibu sangat mengagetkannya. Meski merasa terpukul, namun Mahfud MD terus berdoa dan membacakan surat Yasin untuk ibundanya.
"Selamat jalan ibuku, Bu kepergianmu menghadap sang khalik ba'da shubuh pada Jumat pagi ini mengagetkan anakmu. Tentu saja menangis, tetapi terus berdoa dan membacakan surat Yasin untukmu, surat dalam Al-Qur'an yang engkau hafal dan selalu baca," tulisnya dikutip pada Sabtu (18/1/2025).
Baca Juga: Salah Upload Pemberkasan CPNS dan PPPK, Jangan Panik! Simak Langkah Berikut
Dalam kesempatan itu, ia juga menulis pesan kepada sang ibu agar menemui ayahnya yang sudah menyambutnya dengan senyum dan sabar seperti biasanya.
Ia menyebut, jika tugas ibunya untuk menjaga anak dan juga cucunya di dunia sudah selesai.
"Ayah pasti menyambutmu dengan senyum dan sabar seperti biasa ditunjukkannya selama hidupnya kepada kita," sambungnya.
Menurut Mahfud, selama hidup ibundanya selalu sederhana dan jujur, serta seorang ibu hebat, yang selalu membimbing anak-anaknya.
Meski begitu, Mahfud mengaku jika ibunya tersebut tidak pernah jujur kepadanya, saat merasa lelah dan mengantuk saat harus menjaganya hingga larut malam ketika sewaktu kecil ia sedang sakit.
Baca Juga: Pasca Kepergian Ibunya, Mahfud MD Tulis Pesan Haru: Selamat Jalan Ibuku
Bahkan, ketika Mahfud hendak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi di kota, sang ibunda rela menjual seluruh perhiasannya untuk biaya sekolah dan juga tempat tinggalnya.
"Ketika aku akan melanjutkan sekolah ke kota, engkau jual perhiasanmu, gelang dan kalungmu untuk biaya sekolah dan kosku," katanya.
Lebih lanjut, pria berkacamata ini juga menambahkan jika ia akan selalu mengenang dan mendoakan ibunya agar selalu mendapatkan kebaikan.
"Selamat jalan ibu, kami tidak akan terlalu lama menangisi kepergianmu, tetapi kami akan terus mengenangmu dan berdoa untuk kebaikanmu disana," imbuhnya.***



