POJOKSATU.id - Kepanikan melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi pada Senin pagi, 15 Desember 2025.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.24 WIB ini sontak membuat ratusan pedagang dan pekerja pasar berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri dan barang dagangan mereka.
Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur menerima laporan awal pada pukul 07.24 WIB dan langsung mengerahkan 16 unit mobil pemadam serta 80 personel ke lokasi.
Baca Juga: Tegaskan Transparansi PPPK, DPR Minta Guru Honorer Lama Tidak Disingkirkan Secara Diam-diam
Tim tiba empat menit kemudian, tepatnya pukul 07.28 WIB, sebelum memulai operasi pemadaman satu menit setelahnya.
Hingga berita ini diturunkan, status kebakaran masih merah dan proses pemadaman masih berlangsung intensif di lapangan.
Menurut laporan resmi Damkar, titik api muncul di salah satu blok area perdagangan. Namun, belum ada keterangan pasti mengenai penyebab kebakaran.
Baca Juga: Hati-hati! Hal Ini Bisa Membuat KIP Kuliah Dicabut Kampus
Aparat hingga kini masih melakukan pemutusan aliran listrik dan pembatasan area untuk mencegah meluasnya kobaran api.
Sementara itu, suasana mencekam sempat mewarnai wilayah pasar. Sejumlah pedagang terlihat panik dan berlarian setelah melihat kepulan asap tebal menyergap area kios.
Beberapa di antaranya tampak berusaha menyelamatkan barang berharga, sementara petugas keamanan pasar mengimbau warga agar menjauh dari titik api demi keselamatan.
Baca Juga: Tegaskan Transparansi PPPK, DPR Minta Guru Honorer Lama Tidak Disingkirkan Secara Diam-diam
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat Pasar Induk Kramat Jati merupakan pusat distribusi kebutuhan pokok berskala nasional.
Sejumlah blok perdagangan terlihat hangus dan masih dikepung asap.
Pihak kepolisian bersama pemadam kebakaran telah memasang garis pengaman dan tengah melakukan pemetaan titik-titik rawan untuk mencegah api menjalar lebih luas. Tim investigasi juga disiapkan untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran setelah proses pendinginan selesai.
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati ini menjadi salah satu insiden terbesar yang terjadi di kawasan perdagangan Jakarta Timur dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Tegaskan Transparansi PPPK, DPR Minta Guru Honorer Lama Tidak Disingkirkan Secara Diam-diam
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang sambil menunggu laporan resmi lanjutan mengenai kondisi pasar, dampak kerugian, serta langkah mitigasi yang akan ditempuh.
Perkembangan lebih lanjut akan diperbarui secara berkala seiring informasi resmi dari Damkar dan aparat terkait.***




