Panji Gumilang Al Zaytun Jual Mahal, MUI Pusat pun Ditolak Mentah-mentah


POJOKSATU.id - Pimpinan Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang tidak mau memberikan jawaban atau klarifikasi kepada tim investigasi bentukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Selama sekitar 70 menit pertemuan di Gedung Sate, Bandung, pada Jumat 23 Juni 2023, Panji Gumilang tidak memberikan jawaban.

Kendati dalam pertemuan itu, Syekh Panji dicecar sejumlah pertanyaan.

Akan tetapi, pimpinan tertinggi Ponpes Al Zaytun itu malah meminta waktu untuk memberikan jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan tim investigasi.

Nantinya, Panji hanya akan memberikan jawaban tertulis.

"Hasilnya hari ini pihak Al Zaytun (Panji Gumilang) hanya meminta daftar pertanyaan itu untuk diberikan, dan sudah disamapikan oleh tim," ujar Sekjen MUI Jabar, Rafani Achyar.

BACA JUGA: Temui Tim Investigasi Selama Satu Jam, Panji Gumilang Malah Minta Waktu untuk Menjawab

Sayangnya, tidak disebutkan sampai kapan jawaban tertulis itu akan diberikan.

"Soal waktu, harapan kami secepatnya bisa disampaikan kembali karena ini ditunggu oleh publik," jelas Rafani.

Rafani memastikan, bahwa pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan sensitif.

"Tapi tidak keluar dari isu yang berkembang (di media sosial)," jelasnya.

 

Tolak MUI Pusat


Selain tak mau memberikan jawaban atau klarifikasi secara lisan, Panji Gumilang juga menolak bertemu dengan MUI Pusat.

Alasannya, dirinya datang ke Gedung Sate hanya untuk memenuhi undangan dari tim ivestigasi bentukan Ridwan Kamil.

BACA JUGA: Diperiksa Tim Investigasi Selama 70 Menit di Gedung Sate, Panji Gumilang Diam Seribu Bahasa

"Ya, kita hormati hal itu," kata Rafani.

Rafani memastikan, MUI PUsat juga akan segera mengambil langkah jika sudah ada jawaban tertulis dari Al Zaytun.

"Hasil pertanyaan kami juga nanti disampaikan ke MUI Pusat. Nanti ada kemungkinan MUI Pusat mengundang Al Zaytun juga," paparnya.

 

Pertanyaan sensitif


Saat ditanya soal pertanyaan yang dilontarkan kepada Panji Gumilang, Rafani enggan mengungkap.

Ia beralasan bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup sensitif.

BACA JUGA: MUI Pusat Sudah Kantongi Soal Pelanggaran Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang Bakal Jadi Tersangka?

Akan tetapi, ia menyebut total ada 5 pertanyaan yang dilontarkan kepada Panji Gumilang.

"Untuk jumlah pertanyaan yang disampaikan itu ada 5. Tapi saya tidak bisa menyampaikan isinya karena memang sensitif. Tapi tidak keluar dari isu yang berkembang dan buat gaduh," ungkap dia.

Rafani juga tak bisa memastikan Panji Gumilang nantinya mau menemui lagi tim investigasi.

"Kalau beliau akan kembali lagi kami akan terima. Tapi kalau hanya mengirim jawaban (tertulis) juga akan diterima. Yang terpenting jawabannya itu," pungkasnya. (Arief Pratama/Pojoksatu)