POJOKSATU.id, JAKARTA—Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan pimpinan Komisi I DPR RI sebaiknya menjemput langsung jenazah tiga anggota TNI yang gugur di Lebanon selatan.

Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik, menyebut ketiga putra terbaik bangsa ini berhak atas perlakuan yang pantas dari negara.

Menurut Rachland, Panglima TNI dan pimpinan Komisi I DPR sebaiknya pergi menjemput sendiri jenazah para syuhada bangsa ini.

Baca Juga: DK PBB Gelar Sidang Darurat Tewasnya 3 Anggota TNI di Lebanon, Atas Permintaan Prancis dan Indonesia

“Adalah baik bila Panglima TNI dan pimpinan DPR dari Komisi I pergi menjemput sendiri jenazah para syuhada bangsa. Mereka berhak atas perlakuan yang pantas dari negara,” tegas Rachland lewat akun X, Rabu (1/4/2026).

Dia mendorong negara memberikan penghormatan tertinggi kepada para prajurit yang gugur.

Salah satunya dengan kehadiran langsung pimpinan negara dalam proses pemulangan jenazah.

Dia menjelaskan Indonesia sudah bergabung dengan UNIFIL sejak 2006, saat masih dalam kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga: Kapten Zulmi Aditya Gugur di Akhir Masa Tugas di Lebanon, Beberapa Hari Lagi Pulang ke Indonesia

Kebijakan ini dilanjutkan kemudian oleh Presiden Prabowo.

"Indonesia dan dunia mengutuk keras kejahatan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB yang mengakibatkan tiga pemuda terbaik Indonesia gugur. Hati dan pikiran kita bersama keluarga yang saat ini terguncang oleh kesedihan mendalam," ungkapnya.

Panglima TNI Sampaikan Duka

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melalui unggahan di Instagram miliknya @91agussubiyanto, Rabu (1/4/2026) menyampaikan duka atas meninggalnya tiga anggota TNI ini.

"Atas nama Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas gugurnya 3 prajurit TNI terbaik saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon," katanya.

“Duka ini adalah duka seluruh bangsa. Penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para prajurit kusuma bangsa,” ujarnya lagi.

"Semoga almarhum husnul khotimah, diberikan derajat kemuliaan syahid di sisi Allah SWT, serta diberikan kekuatan dan kelapangan hati bagi keluarga yang ditinggalkan. Aamiin ya robbal alamin,” tulis Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.***