POJOKSATU.id, BANDUNG—Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta istri Ny Evi Shopia, mengunjungi kediaman rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi Jawa Barat.
Kedatangan Panglima TNI ke rumah duka disambut isak tangis keluarga dari Kapten Zulmi Aditya, termasuk istri dan dua anak Kapten Zulmi yang masih kecil.
Momen kedatangan Jenderal Agus diunggah di akun Instagram pribadinya @91agussubiyanto, Rabu (1/4/2026). Jenderal Agus berdoa semoga tiga anggota TNI menjadi syahid.
Baca Juga: Sosok Perwira Kopassus Kapten Zulmi Aditya Gugur di Usia Muda Diserang Israel, Lulusan Akmil 2015
"Mereka gugur saat menjalankan tugas mulia demi perdamaian dunia, sebuah kehormatan tertinggi dalam baktinya kepada rakyat, bangsa dan negara,” ujar Jenderal Agus.
Menurut Agus, keluarga besar TNI kehilangan 3 prajurit terbaiknya dalam misi perdamaian dunia, satgas Batalyon Mekanis XXIII-S/UNIFIL di Lebanon.
Adapun prajurit yang gugur dalam misi pemeliharaan perdamaian tersebut adalah almarhum Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya, Serka Anumerta M Nur Ichwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.
Baca Juga: Kapten Zulmi Aditya Gugur di Akhir Masa Tugas di Lebanon, Beberapa Hari Lagi Pulang ke Indonesia
"Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya hadir untuk menguatkan, menghormati, dan menjaga amanah pengorbanan itu. Semoga almarhum Husnul khatimah dan diberikan derajat kemuliaan syahid di sisi Allah SWT. Aamiin,” tulis Jenderal Agus.
Kenaikan Pangkat Anumerta
Tiga prajurit TNI yang gugur atau meninggal di Lebanon selatan akibat altileri Israel dinaikkan pangkatnya satu tingkat oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar menjadi Mayor, sementara Sertu Muhammad Nur Ichwan menjadi Serka, dan Praka Farizal Rhomadhon menjadi Kopda.
Panglima TNI juga menyatakan ketiga prajurit akan mendapatkan kenaikan pangkat hingga diberikan medali atas dedikasi dalam penugasan sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).
"Selain santunan tunai, ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA), penghargaan medal 'Dag Hammarskjold'," kata Agus Subiyanto dalam keterangan dari Puspen TNI, Rabu (1/4/2026).***




